KANIGARAN, Radar Bromo - Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menargetkan tahun ini, semua bantuan disalurkan dengan sistem digital.
Penggunaan Kartu Amanah dirancang untuk bisa mengintegrasikan berbagai jenis bansos dari dinas-dinas terkait dalam satu genggaman. Langkah ini, sebagai bentuk transformasi digital.
Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin mengatakan, ke depan penyaluran bantuan akan dilakukan melalui sistem digital atau kartu.
Dengan sistem kartu, penyaluran bantuan bisa dipantau secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan program pemerintah lainnya.
"Ini adalah langkah maju kita. Para penerima bantuan tidak perlu lagi antre panjang. Cukup dengan kartu, bantuan bisa diakses di ATM atau agen bank terdekat," katanya.
Aminuddin menegaskan, Kartu Amanah bukan sekadar kartu biasa. Kartu ini dirancang sebagai kartu ATM Co-Branding yang memadukan identitas penerima manfaat dengan akses layanan perbankan modern.
“Kartu Amanah tersebut, menjamin distribusi bantuan yang lebih cepat, tepat sasaran, dan bebas penyimpangan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A Kota Probolinggo, Madihah mengatakan, penyaluran bantuan dengan sistem digital nanti, tak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah besar. Cukup dengan kartu, mereka bisa bertransaksi dengan aman.
“Kartu Amanah akan mengintegrasikan berbagai jenis bansos dari dinas-dinas terkait. Mulai dari bantuan pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan pokok,” terangnya. (mas/one)
Editor : Jawanto Arifin