PROBOLINGGO, Radar Bromo-Meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan, khususnya jelang Lebaran 1447 Hijriah, menjadi perhatian serius Pemkot Probolinggo.
Melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan dan Anak (Dinsos PPPA), Pemkot mempercepat penyaluran Bantuan Tunai Langsung (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026.
Sedikit berbeda dengan penyaluran sebelumnya yang digelar di masing-masing kecamatan.
Kali ini, penyaluran BLT DBHCHT kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari lima kecamatan se-Kota Probolinggo dipusatkan di GOR Mastrip, Kota Probolinggo, Kamis (12/3) pagi.
Total ada 2.729 KPM yang mendapatkannya. Di antaranya, buruh pabrik rokok 95 orang, buruh tani 66 orang, dan masyarakat miskin yang masuk desil 1-3 yang tidak ter-cover bantuan lainnya sebanyak 2.545 KPM.
Mereka berasal dari lima kecamatan se-Kota Probolinggo. Di antaranya, dari Kecamatan Wonoasih 434 KPM, Kecamatan Kademangan 550 KPM, Kecamatan Mayangan 598 KPM, Kecamatan Kedopok 483 KPM, dan Kecamatan Kanigaran 664 KPM.
Seremonial Penyerahan BLT ini dibuka oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Sp.OG (K)., M.Kes., didampingi Wakil Wali Kota Probolinggo Hj. Ina Dwi Lestari, S.AP., M.M.
Sejumlah anggota Forkopimda juga hadir. Di antaranya, ada Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kota Probolinggo Mellina Nawang Wulan, S.H., M.H dan Ketua Pengadilan Agama (PA) Kota Probolinggo atau yang mewakili.
Pj Sekda Kota Probolinggo Dr. Rey Suwigtyo, S.Sos., M.Si.; Kepala BPS Kota Probolinggo Joko Santoso, S.E., M.Si.; Pimpinan Bank Jatim Cabang Probolinggo Selvi Taurussia; Ketua Baznas Kota Probolinggo Hakimuddin, A.Ma.Pd.; dan Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo atau yang mewakili, juga hadir.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Budiono Wirawan, S.Sos., M.Si., hingga kepala perangkat daerah, para camat, hingga lurah di lingkungan Pemkot Probolinggo hadir.
Selain penyerahan BLT DBHCHT secara simbolis, Wali Kota juga menyerahkan bantuan sosial sembako kepada masyarakat sebanyak 135 paket, bantuan sosial berupa alat usaha bagi fakir miskin sebanyak 18 paket, bantuan sosial bagi PMKS lainnya sebanyak 23 orang, bantuan sosial alat bantu bagi sahabat difabel sebanyak 4 orang, dan bantuan sosial bagi anak yatim piatu sebanyak 8 anak.
“Saya sebagai Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota bersama Forkopimda, sangat berbahagia. Hari ini, di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, dapat menyalurkan BLT tidak hanya berupa uang tunai. Ada pula alat usaha, alat bantu bagi sahabat difabel, bahkan bantuan nutrisi bagi anak stunting,” ujarnya.
Wali Kota mengatakan, penyaluran BLT dan bansos ini sengaja dipercepat, mengingat momentumnya bertepatan dengan Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Agar manfaat bantuan yang diterima masyarakat bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia juga mengapresiasi seluruh peran serta seluruh pihak. Mulai dari RT, RW, lurah, camat, perangkat daerah, forkopimda, dan seluruh masyarakat.
Menurutnya, ketertiban penyaluran bantuan ini menunjukkan kekompakan ada kerja sama yang baik seluruh komponen masyarakat.
Kepala Dinsos PPPA Kota Probolinggo Madihah, SKM., menjelaskan, penyaluran BLT ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan.
Bantuan ini khusus masyarakat miskin yang selama ini belum ter-cover oleh bantuan dari APBN.
“Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, penyaluran BLT ini bukan hanya bisa meningkatkan kesejahteraan kualitas hidup keluarga miskin dan mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat, tetapi juga mendorong kesejahteraan keluarga miskin menjadi mandiri. Inilah kesempatan agar masyarakat miskin dapat meningkatkan taraf hidupnya,” ujar Madihah. (el/adv)
Editor : Muhammad Fahmi