LECES, Radar Bromo - Nasib nahas menimpa, Nur Hasia, 19. Perempuan asal Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo menjadi korban kejahatan jalanan.
Karyawan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Dringu itu dibegal saat pulang kerja hingga dia kehilangan motor.
Nur Hasia dibegal saat dia melaju di jalan Desa Sumber Kedawung, Kecamatan Leces. Pelaku yang membawa celurit mengancam korban hingga akhirnya berhasil membawa motor Honda Vario milik korban.
Kapolsek Leces, Iptu Afdal Buana Rizal, saat dikonfirmasi membenarkan, pihaknya menerima laporan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal motor.
Aksi begal motor dilakukan Senin (9/3) dini hari. Namun, korban datang ke polsek membuat laporan, Senin sore.
”Laporan sudah kami terima, penyidik juga sudah cek ke lokasi kejadian,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo Selasa (10/3).
Kapolsek menerangkan, para pelaku begal beraksi sekitar pukul 03.00, persis saat korban Nur hendak pulang kerja dijemput oleh kerabatnya, Santo. Sesampai di lokasi, tiba-tiba ada dua orang pelaku naik motor boncengan mengikuti dan memepetnya.
Pelaku yang juga berbonceng, sempat mengancam dengan celurit. Hingga akhirnya, korban pun terjatuh dari motor.
Nah, saat korban terjatuh dari motor, Nur Hazia sempat mencabut kunci motornya dan lari.
Namun, pelaku begal yang membawa sajam itu, tetap berhasil membawa kabur motor Honda Vario tahun 2025 bernopol N 6041 NG milik korban. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian hinga sekitar Rp 25 juta.
”Lokasi kejadian memang sepi dan gelap. Karena jauh dari rumah penduduk. Kami juga sudah cek ke lokasi, jauh dari jangkauan CCTV juga,” terangnya. (mas/fun)
Editor : Abdul Wahid