TIRIS, Radar Bromo-Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Probolinggo mengakibatkan bencana tanah longsor di ruas jalan kabupaten. tepatnya di Desa Segaran, Kecamatan Tiris.
Longsor itu menggerus badan jalan. Hingga membuat ruas jalan Segaran-Tiris terputus.
Longsor itu sejatinya sudah mulai terjadi Senin malam (23/2). Puncaknya terjadi pada Selasa pagi, hingga memutus total akses kendaraan roda empat.
Retakan jalan mulai muncul pada Senin (23/2) sekitar pukul 21.00 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan tanpa henti.
Meski sempat dilakukan pengamanan darurat oleh warga dan pihak terkait, longsor susulan dalam skala yang lebih besar terjadi pada Selasa (25/2) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.
Material jalan sepanjang 35 meter ambles ke jurang sedalam 30 meter, menggerus lahan produktif milik warga.
Akibatnya, jalur yang menghubungkan wilayah Tiris menuju Krucil dan Jember ini tidak dapat dilalui mobil.
Pengendara roda empat terpaksa harus memutar sejauh 5 kilometer melalui jalur alternatif.
"Kemarin waktu hujan nggak berhenti-berhenti, akhirnya jalan itu retak. Sampai tadi malam dijaga juga sama Pak Kades Segaran, ditutup (terpal) takutnya air masuk lagi kalau hujan. Nah, paginya sekitar jam setengah enam, langsung longsor besar," terang Sullam Taufiq, warga sekitar.
Sullam menambahkan, selain badan jalan, longsor juga menimbun lahan pertanian warga yang berisi tanaman kopi, durian, kayu sengon, hingga porang.
Sementara itu, Camat Tiris Bambang JW menghimbau warga untuk tetap waspada. Mengingat kondisi tanah yang masih labil dan potensi hujan susulan yang masih tinggi.
"Jadi demi keselamatan sebaiknya lewat memutar saja. Apalagi kalau malam dan hujan. Untuk akses mobil semantara ini tidak diperkenankan lewat," imbuhnya.
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD dan DPUPR Kabupaten Probolinggo bersama TNI/Polri telah berada di lokasi untuk melakukan assesment, pengukuran dan pemasangan terpal demi pengamanan. (ube/mie)
Editor : Muhammad Fahmi