Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bekuk Tiga Terduga Pencuri Koper Wisatawan asal Thailand di Bromo, Dua Diantaranya Pasutri asal Kedopok

Achmad Arianto • Senin, 23 Februari 2026 | 20:59 WIB

Ilustrasi tahanan
Ilustrasi tahanan

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Tujuh hari setelah viral, terduga pelaku pencurian enam koper dan tas milik wisatawan Bromo asal Thailand, berhasil ditangkap.

Terduga pelakunya tiga orang. Dua di antaranya adalah pasangan suami-istri (pasutri).

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, menjelaskan, kasus pencurian yang menimpa para turis Thailand itu memang jadi atensi pihaknya.

Karena itu, petugas semaksimal mungkin berupaya mengungkap kasus tersebut.

“Sejak mendapatkan laporan pencurian itu, kami langsung melakukan langkah serius. Olah TKP dilakukan, juga memeriksa saksi-saksi. Termasuk mencari barang bukti dan petunjuk lainnya untuk membuat terang perkara yang sedang ditangani,” terangnya.

Sampai akhirnya, petugas mengantongi satu nama terduga pelaku yaitu RH. Karena itu menurut Kapolres, awalnya tim Resmob menangkap RH.

RH ditangkap Resmob Polres Probolinggo, Sabtu (21/2) pukul 16.00 di rumahnya yang ada di Kelurahan Sumber Wetan, Kedopok, Kota Probolinggo. Berhasil menangkap RH, petugas melakukan pengembangan.

Hasilnya, RH mengaku dia tidak sendirian mencuri enam koper dan tas milik turis asing itu. Menurutnya, ada dua pelaku lain yang juga terlibat.

Petugas kemudian bergerak cepat mengejar dua nama lain. Sekitar pukul 17.00 di hari yang sama, Unit Resmob Polres Probolinggo bersama Polsek Sukapura membekuk dua terduga pelaku tersebut.

Keduanya adalah ED dan istrinya. Mereka ditangkap di rumahnya, Jalan Bogowonto, Kelurahan Karenglor, Kedopok.

Petugas yang membawa serta RH, membuat kedua terduga pelaku lainnya tak berkutik.

Pasutri itu pun ditangkap tanpa ada perlawanan. Kini para terduga pelaku sudah diamankan ke Mapolres Probolinggo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami masih melakukan proses pemeriksaan dan pengembangan. Termasuk barang bukti dan pelaku lain,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, perjalanan wisata sepuluh turis asal Thailand ke kawasan Wisata Gunung Bromo berubah jadi kekecewaan.

Enam koper dan tas berisi barang-barang berharga milik mereka, raib tanpa jejak.

Enam koper dan tas itu diduga hilang saat kendaraan yang mereka tumpangi diparkir di kawasan Pendapa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (15/2).

Koper dan tas yang hilang itu berisi berbagai barang berharga milik para wisatawan.

Di antaranya, tas merah milik Kanthuma Puk berisi perlengkapan make up, pakaian, paspor, serta dompet dengan uang tunai sekitar Rp 3,2 juta.

Lalu ransel hitam-merah milik Chinnapat Jadcharoen, berisi kamera Ricoh GR IV senilai Rp 26.550.000. Ada juga satu unit iPhone 13 Pro, pakaian, dan earphone.

Kemudian, ransel hitam milik Ananya Seeda berisi iPad Air 5, Redmi Note 15, dan pakaian.

Tas kuning milik Naowarat berisi pakaian, serta ransel hitam milik Chanidapa Pavichievac juga berisi pakaian. Terakhir, tas hitam milik Sawatphiphatphon berisi pakaian. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 120 juta. (ar/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#Bogowonto #dibekuk #kedopok #pencuri #bromo #pencurian koper turis Thailand di Bromo #probolinggo #pasutri #thailand #koper