TIRIS, Radar Bromo- Kobaran api melalap tiga rumah warga Dusun Togur, Desa Tegalwatu, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jumat (20/2) malam. Syukur, api segera berhasil dipadamkan, sehingga tiga rumah itu hanya terbakar di bagian belakang.
Sekretaris Desa Tegalwatu Giv Almaghni mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.00. Api berasal dari dapur rumah Asmawati, 40. Saat itu, usai berbuka puasa, Asmawati bersama keluarganya bersantai di teras rumah.
Tak lama kemudian, mereka melihat api sudah membara. Karena lingkungan setempat merupakan wilayah padat penduduk, api merambat ke bangunan lainnya.
“Tidak ada yang tahu asal api, tiba-tiba api dari dapur sudah besar. Membakar semua barang di dapur. Karena bangunan berdempetan, akhirnya merembet ke dua rumah lainnya milik Pak Sukir dan Mustofa,” katanya.
Pemilik rumah bersama tetangga sekitar bergotong royong berupaya memadamkan api. Mereka menyiram titik api. Namun karena banyak benda mudah terbakar, api tidak mudah dipadamkan. Syukur, ada warga yang menghubungi Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo.
“Warga sudah berupaya memadamkan api. Tetapi susah melakukan pemadaman,” ujarnya.
Kepala Bidang Pengendalian Bahaya Kebakaran dan Non-Kebakaran Satpol PP Kabupaten Probolinggo Andrea Persaulian mengatakan, 8 personel damkar datang ke lokasi membawa satu unit mobil damkar serta satu unit mobil supply. “Untuk percepatan penanganan, kami menurunkan Damkar Unit Condong dan Unit Dringu,” katanya.
Setelah 2,5 jam melakukan pemadaman, api benar-benar bisa dipadamkan. Andrea mengatakan, tidak ada kendala dalam upaya pemadaman. Hanya saja, jalan yang dilalui berupa jalan makadam, sehingga upaya menjangkau lokasi tidak bisa cepat dilakukan. “Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik. Akibat kejadian ini, terdapat kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 20 juta,” ujarnya. (ar/rud)
Editor : Fahreza Nuraga