LECES, Radar Bromo -Cuaca ekstrem mengakibatkan angin puting beliung dan tanah longsor Selasa (17/2) petang di Kabupaten Probolinggo.
Puluhan rumah, warung, dan toko di tiga kecamatan mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat. Namun tidak ada laporan korban jiwa.
Peristiwa bermula saat hujan turun hampir merata di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Intensitas hujan yang meningkat kemudian disertai angin kencang yang berkembang menjadi puting beliung dan menyapu beberapa wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, pihaknya menerima laporan terjadinya cuaca ekstrem di sejumlah kecamatan.
Salah satunya puting beliung yang menyebabkan total 22 bangunan rusak.
“Petugas BPBD mendapatkan laporan bahwa telah terjadi cuaca ekstrem di beberapa wilayah,” ujarnya.
Angin puting beliung dilaporkan terjadi di Kecamatan Tegalsiwalan, Leces, dan Paiton.
Di Kecamatan Tegalsiwalan, satu rumah warga di Desa Banjarsawah mengalami kerusakan ringan. Sementara di Dusun Kebut, Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton, satu rumah dilaporkan rusak berat.
Wilayah paling terdampak berada di Kecamatan Leces. Di Desa Clarak, tujuh rumah warga dan dua warung mengalami kerusakan ringan.
Lalu di Desa Jorongan, sebanyak 10 rumah warga rusak ringan. Sedangkan di Desa Kerpangan, satu toko dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat terjangan angin.
Selain angin puting beliung, hujan deras juga memicu tanah longsor di Desa Sapih, Kecamatan Lumbang.
Material tanah dilaporkan menimpa satu unit rumah warga.
BPBD Kabupaten Probolinggo saat ini masih melakukan asesmen di lokasi terdampak untuk pendataan lanjutan serta memetakan kebutuhan logistik warga.
“Data masih berpotensi bertambah karena petugas masih melakukan asesmen. Namun mayoritas rumah telah diperbaiki secara mandiri oleh warga,” kata Oemar. (ar/hn)
Puting Beliung di Tiga Kecamatan
Kecamatan Tegalsiwalan
satu rumah warga rusak ringan di Desa Banjarsawah
Kecamatan Paiton
satu rumah rusak berat di Dusun Kebut, Desa Sukodadi
Kecamatan Leces
- Tujuh rumah warga dan dua warung rusak ringan di Desa Clarak
- Sepuluh rumah warga rusak ringan di Desa Jorongan
- Satu toko rusak ringan di Desa Kerpangan