PROBOLINGGO, Radar Bromo-Sempat dikabarkan hilang, Djema’i, 73, akhirnya ditemukan. Warga Desa/ Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo itu ditemukan meninggal di perairan Pantai Tugu, Desa Pabean, Dringu, Minggu (15/2) siang.
Sebelum ditemukan meninggal, korban keluar rumah tanpa pamit pada keluarganya. Sampai Sabtu (14/2) pukul 20.00, korban tidak kunjung pulang. Hal ini membuat keluarga khawatir dan mengabarkan korban telah hilang.
“Hingga pukul 20.00 di hari Sabtu, korban belum kembali ke rumah. Pihak keluarga kemudian menyebarkan informasi orang hilang. Bahkan sempat dilakukan pencarian semalaman oleh warga,” terang Babinsa Desa Pabean, Serka Agus Mulyanto.
Namun, hingga Minggu (15/2) pagi pencarian yang dilakukan keluarga dan warga sekitar belum membuahkan hasil. Lalu siangnya, keluarga mendapat informasi ada penemuan jenazah di Pantai Tugu.
Agus menjelaskan, jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang mencari kepiting di perairan Pantai Tugu. Saat itu, nelayan tersebut melihat sesosok tubuh mengapung di laut.
“Jenazah ditemukan sekitar satu kilometer dari tepi Pantai Tugu. Setelah itu warga bergegas melakukan evakuasi menggunakan perahu,” katanya.
Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong. Jenazah dibawa ke tepian pantai.
Di lokasi, keluarga korban sudah menunggu untuk mengecek jenazah tersebut. Begitu melihat jenazah korban, keluarga langsung histeris dan menangis.
Ketua RT 04/RW 06 Dusun Pandean, Desa Pabean, Mistari mengatakan, sebelum dinyatakan hilang korban terakhir kali terlihat Sabtu (14/2) sekitar pukul 19.00.
Saat itu, korban melintas di dekat rumah warga di sekitar kawasan Pantai Tugu.
“Setelah itu tidak terlihat lagi. Tidak ada warga yang mengetahui secara pasti kapan korban turun ke perairan maupun dari titik mana ia turun ke laut,” ujarnya.
Mistari menyebut, kondisi perairan saat jenazah ditemukan tidak sedang pasang. Sehingga, memudahkan proses evakuasi.
“Untungnya air laut tidak sedang pasang. Kalau pasang, jenazah bisa saja terbawa arus lebih jauh ke tengah,” tambahnya.
Setelah dievakuasi, jenazah korban tidak dibawa ke rumah sakit. Atas permintaan keluarga, Djema’i langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi