Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kesaksian Warga Pohsangit Leres Probolinggo saat Puting Beliung Menerjang, 22 Bangunan Porak Poranda

Inneke Agustin • Senin, 9 Februari 2026 | 11:03 WIB

RUSAK: Gudang tembakau milik Mulyadi, 45, tampak rusak parah setelah diterjang puting beliung di Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (7/2) sore.
RUSAK: Gudang tembakau milik Mulyadi, 45, tampak rusak parah setelah diterjang puting beliung di Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (7/2) sore.
 

PROBOLINGGO, Radar Bromo-Angin puting beliung menerjang Desa Pohsangit Leres, Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (7/2) sekitar pukul 16.00. Sebanyak 22 bangunan rusak. Dua puluh di antaranya rumah warga dan dua merupakan fasilitas umum.

Hingga Minggu (8/2), warga tampak sibuk memperbaiki rumah mereka yang rusak.

Salah satunya Sarupin, 52. Menurutnya, saat puting beliung menerjang, di rumah hanya ada anaknya.

“Saya waktu itu sedang keluar rumah. Tiba-tiba anak saya telepon, katanya rumah kami kena puting beliung. Akhirnya saya buru-buru pulang,” katanya.

Benar saja, atap rumah Sarupin porak poranda tersapu puting beliung. Delapan lembar asbes gelombang atap rumahnya terbang terbawa angin.

Membuat atap rumah dan warungnya berlubang. “Kalau kerugian kemungkinan sekitar sejuta,” tuturnya.

Sukur, 58, tetangganya menceritakan hal serupa. Menurutnya, sore itu angin kencang bertiup dari barat ke timur. Lalu berputar-putar hingga membentuk puting beliung.

“Anginnya kencang sekali, warga sini ketakutan semua dan memilih keluar dari rumah,” ungkapnya.

Sukur yang kala itu duduk di teras rumah, tiba-tiba dikejutkan dengan tumbangnya Pohon Kedondong di timur rumahnya.

Pohon setinggi kurang lebih 12 meter tersebut tumbang ke barat dan tepat menimpa carport di samping rumahnya.

Kanopi carport pun langsung ambruk. Beruntung, gerobak motor milik Sukur sedang tidak diparkir di tempat itu.

“Untungnya tidak ada Tosa di sana, jadi tidak kena Tosa. Ini langsung kami perbaiki dibantu warga sini. Kalau kerugian materiil sekitar Rp 20 juta,” terangnya.

Kerusakan terparah dialami Mulyadi, 45. Atap gudang penyimpanan tembakau dan pupuk miliknya hilang semua diterjang angin.

Kencangnya angin menyapu bersih atap galvalum gudang tersebut, menyisakan tembok tanpa atap, Sabtu (7/2) sore. Ia memperkirakan total kerugian materiil mencapai sekitar Rp 50 juta.

​"Suaranya gemuruh seperti raungan harimau. Semua warga panik dan lari keluar rumah karena takut," ungkapnya.

Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief menyampaikan, pihaknya sudah melakukan asesmen.

Dari sana diketahui ada 12 rumah yang rusak di Dusun Bringin dan 8 rumah di Dusun Kukun, Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih.

“Ditambah dua fasilitas umum yakni Musala Sirojulfalah dan bangunan SPPG juga rusak,” sebutnya.

Hingga kini, menurut Oemar,  pihaknya telah menyerahkan sejumlah bantuan pada warga terdampak, Minggu (8/2).

Bantuan tersebut berupa peralatan dapur, selimut, hygiene kit, terpal, kitware, makanan siap saji, lauk pauk, dan tambahan gizi.

“Sementara selebihnya terkait penanganan nanti kami masih melakukan koordinasi. Namun prioritas utama memang fasilitas umum dan masyarakat miskin,” jelasnya. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#puting beliung #pohsangit leres #Sumberasih #probolinggo