Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pencarian Bocah 2 Tahun asal Tongas Probolinggo yang Hilang, Terjunkan Tiga Tim Sisir Sungai dari TKP hingga Hilir

Inneke Agustin • Rabu, 4 Februari 2026 | 19:29 WIB

 

SISIR SUNGAI: Tim SAR gabungan melakukan sisir sungai mencari terhadap Muhammad Arsyad Arrozi, 2, di aliran Sungai Bayeman, Probolinggo.
SISIR SUNGAI: Tim SAR gabungan melakukan sisir sungai mencari terhadap Muhammad Arsyad Arrozi, 2, di aliran Sungai Bayeman, Probolinggo.

TONGAS, Radar Bromo-Masuk hari kedua (4/2), upaya pencarian bocah berusia 2 tahun Muhammad Arsyad Arrozi, 2, yang hilang belum juga ditemukan.

Pencarian di hari kedua itu menurunkan tiga tim dan melibatkan Basarnas Banyuwangi.

Pencarian dilakukan mulai pagi oleh BPBD Kabupaten Probolinggo. Lalu, siang harinya tim lain bergabung. Yaitu, Basarnas Banyuwangi, Polsek Tongas, dan relawan dari Songa Rafting.

Komandan Tim Pencarian dari Basarnas Banyuwangi Andi Irawan menyampaikan, pencarian dibagi menjadi tiga tim.

Tim pertama, menyisir menggunakan perahu karet milik Songa Rafting. Pencarian dilakukan dari titik Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK) hingga ke arah utara menuju hilir sekitar 4 kilometer.

“Tim kedua, terdiri atas sejumlah petugas. Mereka siaga di posisi chek point di sekitar Jembatan Banyeman untuk melakukan pemantauan. Kami harap masyarakat sekitar aliran sungai juga dapat memberikan informasi bila melihat tanda-tanda korban,” terangnya.

Sementara tim ketiga, menggunakan perahu karet landing craft rubber (LCR) milik BPBD Kabupaten Probolinggo. Mereka menyisir dari muara menuju hulu hingga jarak kurang lebih 2 kilometer

“Proses pencarian kami maksimalkan hingga pukul 17.00 dan dilanjutkan dengan pemantauan. Kami juga melakukan evaluasi terkait hasil pencarian hari ini. Bila belum ditemukan, maka akan kami lanjutkan besok (Kamis, Red) pagi sekitar pukul 07.00,” ungkap Andi.

Kapolsek Tongas AKP Ahmad Jayadi menambahkan, hingga hari ini belum ada laporan resmi yang diterima oleh pihak kepolisian tentang hilangnya korban. Namun pihaknya tetap mencari korban bersama stakeholder.

“Kami menurunkan sejumlah personel dan bekerja sama dengan Songa Rafting juga. Semua turun menggunakan perahu karet untuk mencari keberadaan korban bersama-sama,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, balita Muhammad Arsyad Arrozi dikabarkan hilang pada Selasa (3/2). Diduga korban terbawa arus sungai Bayeman di dekat rumahnya.

Paman korban Ahmad Suyudi, 49, menyampaikan, ia terakhir kali melihat korban tengah berada di depan rumahnya sekitar pukul 17.00. Kemudian, korban hilang.

"Dia terlihat di depan rumahnya. Setelah itu, saya tinggal ke dalam rumah untuk minum dan mandi sekitar 15 menit," ungkapnya.

Namun setelah Suyud kembali ke depan rumah, korban sudah tidak ada. Ditambah suasana para tetangga sudah berkumpul dan mencari korban.

"Ternyata korban hilang. Akhirnya saya dan ayah korban berinisiatif mengecek ke sungai. Khawatir main ke sana," tuturnya.

Di tepi sungai, korban tak tampak. Namun Suyud menemukan jejak kaki anak kecil yang diduga merupakan jejak kaki korban. "Khawatirnya terjatuh ke sungai dan terseret arus," ujarnya.

Suyud dan ayah korban sudah sempat menyisir tepi sungai hingga dua kilometer ke arah utara. "Tapi korban masih belum ketemu. Ditanyakan ke rumah saudara-saudaranya, tidak ada," katanya.

Selain warga, pencarian langsung dilakukan oleh tim gabungan sore itu. Mereka menyisir aliran Sungai Bayeman.

Ada Basarnas Jember, BPBD Kabupaten Probolinggo, Polsek Tongas, dan relawan dari Songa Rafting.

Tim mencari di sekitar titik tempat korban diduga jatuh dan hilang. Pencarian malam itu diakhiri sekitar pukul 23.00. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#sungai #Muara #anak hilang #basarnas #Tongas #banyuwangi #sisir #Hilir #probolinggo