SUMBERASIH, Radar Bromo- Pencarian anak buah kapal (ABK) KMN Lanang Jaya, Matsadi, 60, dilanjutkan. Senin (2/2), tim rescue gabungan kembali menyisir perairan Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo hingga ke Selat Madura.
Koordinator Pos Basarnas Jember Jefriansyah Putra Pratama mengatakan, pencarian kali ini dibantu dua kapal dan sejumlah kapal.
Ada dari KAL Sembulungan II-V-42, KNP 4001 milik KPLP Probolinggo, serta dua perahu nelayan Gili Ketapang.
“Kami tidak menggunakan perahu karet karena mempertimbangkan jarak yang jauh. Meski kondisi perairan cukup tenang dengan ketinggian gelombang sekitar 0,5 meter,” katanya.
Jefri mengatakan, penyisiran dilakukan dengan pola parallel search pattern. Tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
“Setiap SRU mencari dengan luas area pencarian masing-masing 30 NM (Nautical Miles) persegi,” ujarnya.
Komandan KAL Sembulungan II-V-42 Kapten Laut (P) Riyanto mengatakan, pencarian dilakukan ke arah Selat Madura, sekitar 18 mil dari Pelabuhan Probolinggo.
“Namun hingga kami kembali ke pelabuhan, belum ada tanda-tanda dari keberadaan korban,” terangnya.
Tim juga menemui sejumlah nelayan di perairan sekitar lokasi kejadian.
Mereka diminta segera melapor bila melihat keberadaan korban. “Bisa segera lapor ke pihak terkait yang terdekat dari lokasi,” katanya.
Diketahui, Jumat (30/1) malam, Matsadi, 60, AKB asal Desa Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, terjatuh ke laut.
Kecelakaan ini terjadi ketika korban bersama sejumlah rekannya hendak berburu ikan menggunakan KMN Lanang Jaya. Pencarian masih terus dilakukan. (gus/rud)
Editor : Muhammad Fahmi