Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tak Ingin Lagi Terendam Banjir, Warga Wiroborang Probolinggo Kerja Bakti Bersihkan Saluran Air, Hasilnya Tak Terduga

Inneke Agustin • Senin, 26 Januari 2026 | 10:10 WIB

 

GOTONG ROYONG: Sejumlah warga tiga RT di RW 03 Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, kerja bakti membersihkan saluran sekunder irigasi.
GOTONG ROYONG: Sejumlah warga tiga RT di RW 03 Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, kerja bakti membersihkan saluran sekunder irigasi.

PROBOLINGGO, Radar Bromo - Tak ingin kampungnya kembali tergenang, warga tiga RT di Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kota Probolingggo, kerja bakti membersihkan saluran air Minggu (25/1).

Hasilnya, warga berhasil mengeruk 40 sak material sedimentasi di saluran air setempat.

Ada puluhan warga yang ikut kerja bakti. Mereka membersihkan saluran sekunder irigasi yang sempat meluap Sabtu (17/1).

Sehingga airnya masuk ke permukiman warga di tiga RT. Yaitu, RT 6, RT 7, dan RT 8.

Ketua RT 08 Sujihartono menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Saat itu, menurutnya, sejumlah rumah warga tergenang air cukup parah.

“Sebelum-sebelumnya tidak pernah kemasukan air tapi sekarang masuk sampai selutut orang dewasa atau sekitar 50 sentimeter. Kejadian ini di RT 06, RT 07, dan RT 08/RW 03,” tuturnya.

Agar peristiwa serupa tidak terulang, sekitar 30 warga setempat bergotong royong membersihkan saluran air sejak sepekan terakhir pascabanjir.

Puncaknya, kerja bakti dilakukan kembali pada Minggu (25/1) dengan fokus membersihkan saluran air sekunder.

“Kami memulai dengan membersihkan selokan kecil. Sekarang ini membersihkan saluran air sekunder karena masih ada batu-batu besar yang menghalangi aliran air,” ungkap Sujihartono.

Pembersihan dilakukan secara manual lantaran penggunaan alat berat tidak memungkinkan. Sebab, terdapat bangunan warga di atas saluran air.

Warga yang kerja bakti, turun langsung ke saluran itu untuk mengeruk material sedimentasi. Termasuk sampah yang menumpuk dan bebatuan. Mereka menggunakan alat sederhana seperti sekop dan cangkul.

“Material yang kami angkat kami masukkan ke dalam karung. Sampai sekarang sudah terkumpul sekitar 40 sak tetapi pekerjaan masih belum selesai,” jelasnya.

Pada hari Minggu (25/1), warga memfokuskan pembersihan saluran air sekunder hingga ke sisi timur wilayah tersebut.

“Kami membersihkan gorong-gorong ke arah timur sepanjang kurang lebih 50 meter,” tambahnya.

Sebelumnya dibersihkan, saluran sekunder irigasi di kawasan tersebut telah dikeruk menggunakan ekskavator milik Dinas PUPR PKP Kota Probolinggo Kamis (22/1). Namun masih terdapat sisa batu dan material berat yang belum terangkat seluruhnya.

“Karena masih ada sisa material yang menghambat aliran air, akhirnya masyarakat turun langsung untuk melakukan normalisasi secara bersama-sama,” pungkas Sujihartono. (gus/jm)

Editor : Muhammad Fahmi
#banjir #Mayangan #kerja bakti #Wiroborang #probolinggo