Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Disapu Angin Kencang, Atap SDN II Sapih Lumbang Probolinggo Rusak

Inneke Agustin • Sabtu, 24 Januari 2026 | 18:12 WIB

 

ASESMEN: Petugas BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan asesmen di SDN II Sapih, Sabtu (24/1) setelah sekolah itu diterpa angin kencang.
ASESMEN: Petugas BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan asesmen di SDN II Sapih, Sabtu (24/1) setelah sekolah itu diterpa angin kencang.

PROBOLINGGO, Radar Bromo-Angin kencang menyapu wilayah Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (24/1) pagi. Kondisi itu membuat atap SD Negeri II Sapih rusak.

Angin kencang itu terjadi sekitar pukul 07.20. Hembusan angin merusak atap gedung sekolah bagian barat yang terbuat dari asbes gelombang.

“Kerusakan terjadi pada ruang kelas 6 dan ruang kantor. Selain atap, sejumlah plafon juga terlepas dan terbawa angin,” jelas Kepala SDN II Sapih, Bahtiar Efendy.

Beberapa lembar asbes gelombang dan plafon yang terlepas sempat beterbangan di area sekolah.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu siswa sempat terkena serpihan asbes gelombang.

“Ada satu siswa kami yaitu Wahyu kelas 4 yang terkena serpihan asbes. Syukur hanya luka ringan di lengan kanan. Petugas puskesmas juga telah ke rumahnya untuk memeriksa dan memberikan penanganan medis,” terangnya.

Demi menjaga keselamatan siswa dan tenaga pendidik, sekolah kemudian meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar (KBM), Sabtu (24/1). Sebab, dikhawatirkan ada angin susulan.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, siswa kami pulangkan lebih awal,” tutur Bahtiar.

Sekolah telah melaporkan peristiwa itu ke koordinator wilayah (korwil) dan pengawas pendidikan Kecamatan Lumbang untuk mendapatkan tindak lanjut.

Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Probolinggo juga telah melakukan asesmen.

“Kami sudah melakukan asesmen, juga menyalurkan bantuan berupa dua lembar terpal dan satu boks peralatan kebersihan untuk penanganan awal,” terang Lana, petugas TRC BPBD.

Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief menyampaikan, kerusakan akibat angin kencang hanya terjadi pada atap sekolah.

Namun, jumlah kerugiannya belum diketahui pasti. Petugas masih dihitung.

“Hingga saat ini, tim kami masih melakukan asesmen di lokasi tersebut. Hasilnya nanti kami koordinasikan dengan dinas terkait untuk menanganannya,” jelasnya. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#lumbang #sekolah #angin kencang #probolinggo