Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jelang Menikah, 2 Motor Sejoli di Sukabumi Probolinggo Dicuri saat Diparkir di Garasi, Cicilan Belum Lunas

Inneke Agustin • Selasa, 20 Januari 2026 | 12:16 WIB

 

 

KORBAN: Muhammad Novan Ferdiansyah, warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, menunjukkan lokasi parkir terakhir dari dua motornya, Senin (19/1).
KORBAN: Muhammad Novan Ferdiansyah, warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, menunjukkan lokasi parkir terakhir dari dua motornya, Senin (19/1).

MAYANGAN, Radar Bromo- Dua motor milik Muhammad Novan Ferdiansyah, 22 dan tunangannya, Arwahul Mukminat, 23, raib digondol maling.

Senin (19/1) dini hari, dua motor itu dimaling dari rumah Novan di Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Dua kendaraan bermotor itu raib ketika diparkir di garasi rumah korban.

Novan mengaku, sebelum kejadian, masih menggunakan motor Honda Supra 125 miliknya. Ia tiba di rumah sekitar pukul 23.30 dan langsung memarkirkan motornya di dalam garasi.

Padahal, biasanya korban memarkir kendaraan di luar garasi dan tak pernah mengalami kejadian serupa.

“Begitu sampai rumah, motor langsung saya masukkan ke garasi. Padahal, biasanya di luar dan aman-aman saja,” ujarnya.

Di garasi, motornya diparkir bersebelahan dengan motor milik tunangannya. Merasa aman, Novan memarkirkannya dengan kondisi kontak tertancap. Sementara, Honda Vario milik tunangannya dikunci ganda.

Sedangkan, pintu garasi hanya ditutup tanpa dikunci. Begitu juga dengan pintu pagar.

Setelah itu, Novan masuk kamar dan beristirahat. Ia tertidur sekitar pukul 02.00. “Setelah tertidur, saya sudah tidak mendengar suara apa-apa lagi,” katanya.

Sekitar pukul 04.30, Novan bangun dan hendak ke kamar mandi. Saat melintas di garasi, ia terkejut mendapati dua motornya raib.

“Saya tanya ke rumah saudara di sebelah, mereka tidak ada yang tahu. Kemungkinan pelaku beraksi sekitar pukul 03.00,” duganya.

Dugaan itu timbul karena Novan mendapat informasi dari tetangganya, ada seorang lelaki yang menuntun motor keluar dari halaman rumah korban sekitar pukul 03.00.

Namun tetangganya tak curiga. Ia mengira lelaki itu teman Novan. “Tidak ada yang melihat secara jelas mukanya. Tidak ada CCTV juga di sekitar lokasi. Kemungkinan besar pelakunya lebih dari satu orang. Mungkin bisa sampai empat orang,” terangnya.

Tak hanya itu, Novan menyebutkan, tetangganya juga pernah melihat dua pria asing yang diduga memotret kondisi rumahnya, sekitar 10 hari sebelum kejadian.

Dugaan itu semakin menguatkan bahwa aksi pencurian sudah direncanakan.

Novan mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta dari motor Supra miliknya. Tunangannya, mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta dari Honda Vario.

“Motor Vario itu sudah hampir lunas. Kurang setahun dan sudah dicicil selama dua tahun. Uang tunai Rp 700 ribu yang tersimpan di jok motor juga ikut dibawa,” terangnya.

Dua motor tersebut merupakan sarana utama bagi mereka untuk bekerja.

Novan sehari-hari bekerja di sebuah pabrik kayu di Kecamatan Wonomerto, sedangkan tunangannya bekerja di salah satu pabrik garmen di Kota Probolinggo.

“Sementara dibantu dipinjami motor mama. Seminggu lagi kami mau menikah, ada-ada saja cobaannya,” terang Novan.

Novan berencana melapor ke Polres Probolinggo Kota. Kini,masih mengurus kelengkapan surat kendaraan, termasuk BPKB, sebelum membuat laporan resmi.

“Kalau polisinya tadi sudah ketemu untuk olah TKP (tempat kejadian perkara). Saya berharap motor kami bisa ditemukan dan pelakunya segera tertangkap,” ujarnya. (gus/rud)

Editor : Muhammad Fahmi
#motor #cctv #dicuri #Mayangan #supra #sukabumi #curanmor #probolinggo #honda vario