SUMBERASIH, Radar Bromo – Banjir yang terjadi di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (17/1) tak hanya merendam rumah warga. Banjir juga merusak jembatan penghubung antara Desa Sumberbendo dan Desa Ambulu.
Jembatan rusak setelah diterjang material barongan yang mengalir di bawah jembatan.
Dalam video amatir warga setempat, barongan tersebut terbawa air hingga menabrak badan jembatan. Membuat bagian bibir jembatan ambrol dan akses jalan sempat terputus karena material barongan berserakan ke tengah jembatan.
Warga Desa Sumberbendo, Sudi, 51, mengatakan, barongan itu bergerak dari selatan dan menabrak jembatan pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 22.30. Seketika akses jalan antardua desa pun terputus. “Tidak bisa dilewati motor ataupun mobil semalam,” katanya.
Minggu (18/1), warga setempat dan stakeholder terkait gotong royong membersihkan sisa material barongan di tengah jembatan. Sehingga, jembatan bisa dilewati motor.
“Kami harap bagian jembatan yang rusak bisa segera diperbaiki. Sebab jembatan ini jalan penghubung untuk warga beraktivitas. Baik ke sekolah maupun ke sawah,” harap Sudi.
Menurut Sudi, sebetulnya ada satu akses jalan lain yang bisa dilalui oleh warga. Namun lokasinya cukup jauh, yakni melalui Desa Semendi, Kecamatan Tongas.
“Itu memutar lebih jauh, empat kali lipatnya. Ibarat kalau lewat jembatan ini hanya perlu 10 menit, lewat sana bisa 40 menit,” terangnya.
Bupati Probolinggo Muhamad Haris turun ke lokasi banjir bersama tim yang terdiri atas OPD terkait. Tim melakukan asesmen, koordinasi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, terutama BPBD.
“Kami harapkan BPBD juga dapat berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan desa nantinya. Kondisi ini dipengaruhi curah hujan yang cukup tinggi dan kita tidak bisa membendung bencana alam. Tapi setidaknya efeknya dapat diminimalisasi,” katanya.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Hengky Cahjo Saputra menyampaikan, saat ini pihaknya tengah menginventarisasi dampak banjir.
Senin (19/1), hasilnya akan dikoordinasikan dengan Bupati.
“Baru kemudian direncanakan dan langkah-langkah apa yang akan dilakukan ke depan. Ditambah hari ini (18/1) kami menurunkan satu excavator long arm untuk membersihkan material sampah di Dam Kapuk,” pungkasnya. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi