KADEMANGAN, Radar Bromo –Banjir yang terjadi di Kalibodri-Kaliwungu, Jawa Tengah, membuat sejumlah perjalanan kereta api terganggu. Salah satunya, KA Pandalungan relasi Gambir–Jember, telat tiga jam lebih di Stasiun Probolinggo, Jumat (16/1).
Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, banjir yang membawa material gogosan di wilayah Daop 4 Semarang ini terdeteksi sejak Kamis (15/1) pukul 19.40.
“Saat itu petugas jalan rel melaporkan adanya luapan air di petak jalan Hulu Kalibodri–Kaliwungu, KM 20+7/8 BH 111,” katanya.
Kondisi ini membuat PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan pembatasan kecepatan perjalanan kereta api, sambil mengamankan jalur demi memastikan keselamatan operasional.
Akibatnya, KA Pandalungan relasi Gambir–Jember mengalami keterlambatan mencapai 220 menit atau 3,6 jam.
“Imbas dari antrean perjalanan dan pengaturan lalu lintas kereta di petak terdampak. KA Pandalungan baru tiba di Stasiun Probolinggo sekitar pukul 11.00 dari yang seharusnya pukul 07.21,” kata Cahyo.
KAI Daop 9 Jember menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan perjalanan. Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan service recovery (kompensasi pelayanan) berupa minuman dan makanan kepada seluruh pelanggan KA Pandalungan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Walau demikian, kami memastikan bahwa KA Pandalungan relasi Jember–Pasar Senen tetap beroperasi sesuai jadwal dan direncanakan berangkat pukul 16.00,” pungkas Cahyo. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi