TEGALSIWALAN, Radar Bromo - Perbaikan permanen dam daerah irigasi manting yang jebol karena tak kuat menahan peningkatan debit air masih dalam perencanaan.
Sebagai penanganan darurat, perbaikan sementara dilakukan Pemerintah Desa Sumberkledung, Kecamatan Tegalsiwalan.
Perbaikan bersifat sementara ini dilakukan setelah mempertimbangkan dampak luasan lahan yang berpotensi mengalami gagal panen karena kekurangan irigasi.
Sementara kebutuhan irigasi tersebut hanya dapat dipenuhi dari dam daerah irigasi manting. Dengan kondisi dam yang sudah jebol otomatis lahan pertanian tidak teraliri air.
“Sudah dua hari lahan pertanian tidak teraliri air. Jika tidak segera diperbaiki maka sudah pasti akan mengalami gagal panen. Sebab lahan pertanian kekurangan air,” kata Kepala Desa Sumberkledung Jenandi Satriyo saat dikonfirmasi Selasa (13/1).
Perbaikan sementara tersebut menggunakan dana desa (DD) Sumberkledung. Nantinya pintu tengah dam manting yang jebol akan ditutup dengan menggunakan balok kayu.
Lalu disusun dari dasar dam sampai batas atas pintu dam. Dengan demikian air dapat dibendung, kemudian dialirkan menuju lahan pertanian warga.
Pemerintah Desa Sumberkledung telah merencanakan perbaikan tersebut paling lambat dilakukan hari ini (14/1). Sebab jika terlalu lama menunda perbaikan maka lahan akan kekeringan.
Jenandi menuturkan, pihaknya juga berharap jebolnya dam manting dapat menjadi perhatian serius Pemkab Probolinggo.
Pasalnya dam tersebut merupakan urat nadi saluran irigasi menuju lahan pertanian warga dengan jangkauan aliran hingga ratusan hektare. Sehingga jika dam rusak maka dampaknya akan cukup luas.
“Perbaikan yang dilakukan hanya sementara. Tentunya kami berharap ada perbaikan permanen dari Dinas terkait, dengan demikian dam dapat difungsikan dalam jangka waktu yang lama,” tandasnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Hengki Cahjo Saputro mengatakan, jebolnya dam manting cukup menjadi atensi.
Pihaknya saat ini telah merencanakan perbaikan pintu dam secara permanen. Namun untuk merealisasikan hal tersebut masih ada proses yang harus dilalui.
“Untuk saat ini penanganan sementara menggunakan balok kayu dulu. Realisasinya menggunakan Anggaran Dana TT Desa. Kami juga telah merencanakan pintu dam secara permanen,” tuturnya.
Sebelumnya dam daerah irigasi Manting di Dusun Bataan, Desa Sumberkledung, Kecamatan Tegalsiwalan jebol Minggu sore (11/1).
Jebolnya dam ini diduga karena meningkatnya debit air, sementara kondisi dam sudah tua dan pintu air sudah tidak berfungsi secara maksimal.
Dam manting mampu mengairi lahan pertanian seluas 123 hektare lahan pertanian di Desa Sumberkledung, dan 34 hektare lahan pertanian di Desa Blado Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan.
Jika irigasi lahan pertanian tak terpenuhi maka ratusan hektar lahan tersebut terancam mengalami gagal panen. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid