KANIGARAN, Radar Bromo –Belum ditempati, tapi beberapa Miniature Circuit Breaker (MCB) listrik sudah hilang. Bahkan, sebuah stan PKL kondisinya sudah ada yang rusak.
Inilah yang terjadi di kawasan Sentra kuliner GOR A Yani sisi utara, Kota Probolinggo. Stan PKL yang rusak ini menghadap selatan. Informasinya, stan itu rusak karena terkena bola basket.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (DKUP) Kota Probolinggo Slamet Swantoro mengaku sudah mengetahui hal itu. Namun dia meragukan kerusakan tersebut terjadi karena terkena bola basket.
”Kalau rusaknya begini, kemungkinan bukan karena tidak sengaja kena bola basket. Tidak menutup kemungkinan memang ada yang merusak,” katanya.
Meski demikian, menurut Slamet, pihaknya tidak ingin memperpanjang masalah ini. Sebab, belum ada anggaran pemeliharaan unutk sentra kuliner GOR A. Yani ini.
Selain itu, sentra kuliner sisi utara ini rencananya akan resmi dibuka Sabtu (10/1). Karena itu, untuk sementara akan dilakukan perbaikan mandiri menggunakan uang pribadi.
“Ini saya sengaja mengukur bagian yang rusak. Saya perbaiki sendiri pakai dana pribadi. Biar cepat tertangani,” ujarnya.
Selain kerusakan stan PKL, diakui Slamet, sejumlah MCB listrik yang ada di bagian atas stan juga hilang.
Padahal, MCB itu berfungsi sebagai pemutus aliran listrik. Untuk itu, dirinya berupaya mengganti MCB yang hilang tersebut.
”Penjaga keamanan ada yang berjaga di depan. Tetapi kan tidak tahu dari mana pelakunya. Nanti rencananya, kami coba usulkan jalan tembus di belakang itu diberi pintu gerbang. Sehingga, saat malam hari gerbang jalan tembus belakang ditutup,” terangnya.
Gunakan Meja Kursi Bekas
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menargetkan sentra kuliner GOR A. Yani sisi utara mulai dibuka Sabtu (10/1). Namun karena keterbatasan fasilitas meja kursi yang ada, DKUP memanfaatkan meja dan kursi eks Sekolah Rakyat (SR).
Pantauan Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, ada 81 stan PKL di sentra kuliner sisi utara. Namun fasilitas meja kursi belum semuanya terpenuhi oleh DKUP.
Sebagian menggunakan meja kursi sisa pengadaan DKUP tahun 2025. Lalu, puluhan meja kursi menggunakan meja kursi bekas Sekolah Rakyat.
Sebagian lagi menggunakan meja kursi bekas sebuah rumah makan di Kota Probolinggo.
Kepala DKUP Kota Probolinggo Slamet Swantoro saat ditemui di Sentra Kuliner GOR A. Yani mengatakan, sentra kuliner sisi utara itu akan dibuka bersamaan dengan opening Alun-Alun Kota Probolinggo. Yaitu, Sabtu besok (10/1).
Karena itu, pihaknya berupaya gerak cepat untuk menyiapkan semua fasilitas dan sarana prasana untuk PKL dan pengunjung. Sehingga, saat dibuka semua sudah siap.
”Kalau 81 stan PKL sudah siap ditempati. Bahkan, sebagian pedagang sudah mulai menata di stan masing-masing,” katanya.
Slamet menjelaskan, puluhan meja kursi bekas Sekolah Rakyat itu saat ini memang tidak dipakai lagi. Saat ini, Sekolah Rakyat menggunakan meja kursi pengadaan baru.
Meski bekas, kondisi meja kursi itu masih sangat layak. Sehingga, diangkut dan dipakai di stan sentra kuliner sisi utara.
”Jadi meja kursi untuk pengunjung, kami maksimalkan sisa pengadaan DKUP tahun 2025. Ditambah meja kursi bekas sekolah rakyat. Saya juga pakai meja kursi dari tempat usaha saya,” lanjutnya.
Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo Ryadlus Sholihin Firdaus mengatakan, pihaknya mendorong stan PKL sentra kuliner sisi utara segera difungsikan. Supaya PKL bisa terpusat di GOR A. Yani.
Meskipun, memang saat ini sarpras dan fasilitas tidak selengkap sisi selatan. Paling tidak, saat dibuka sudah bisa dimanfaatkan oleh PKL maupun pengunjung.
”Untuk fasilitas sarana prasarana, nanti bisa sambil jalan dilengkapi. Terpenting stan sentra kuliner yang sudah dibangun itu bisa segera difungsikan dan dirasakan manfaatnya,” harapnya. (mas/hn)
Editor : Muhammad Fahmi