PROBOLINGGO, Radar Bromo-Insiden pohon tumbang kembali terjadi di ruas Jalan Mastrip, Kelurahan/Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jumat (2/1) dini hari.
Beruntung, kali ini tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Probolinggo Yudha Arisandi menyampaikan, pohon tumbang sekitar pukul 04.00.
Pohon yang berada di sisi timur jalan itu roboh ke barat, melintang dan menutup sebagian badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat.
“Sekitar pukul 04.00, kami menerima laporan dari warga ada pohon tumbang di dekat Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kedopok. Tim BPBD langsung menuju lokasi untuk proses evakuasi,” ujar Yudha.
Di lapangan, proses evakuasi memerlukan penanganan ekstra. Sebab, batang pohon mengenai jaringan kabel listrik di sekitar lokasi.
“Karena menyangkut jaringan kabel, kami berkoordinasi dan dibantu PLN untuk mengamankan kabel-kabel yang terdampak,” jelasnya.
Evakuasi dilakukan dengan memotong batang pohon menggunakan mesin chainsaw.
Selama sekitar satu jam, sebanyak 10 personel gabungan dari BPBD Kota Probolinggo dan Kelurahan Kedopok memotong pohon yang tumbang.
“Ukuran pohonnya cukup besar, sehingga proses pemotongan membutuhkan waktu. Syukur, tidak ada korban dalam kejadian ini,” tambah Yudha.
Setelah pemotongan selesai, batang pohon disingkirkan dari badan jalan dan arus lalu lintas kembali normal. Dugaan sementara, pohon tumbang akibat kondisi akar yang sudah rapuh.
Pohon tumbang ini adalah kali kedua selama seminggu terakhir di Jalan Mastrip.
Sebelumnya, pada 25 Desember, insiden maut terjadi. Sebuah pohon tumbang dan menimpa seorang pengendara motor. Menyebabkan korban meninggal.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo Boedi Harjanto menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengevaluasi pohon-pohon di wilayah rawan.
Perlu ada kajian terhadap pohon-pohon yang usianya sudah tua dan berpotensi membahayakan.
“Pemangkasan rutin perlu dilakukan agar pohon tetap rindang, namun tidak terlalu tinggi. Sehingga lebih aman saat hujan deras disertai angin kencang,” ujarnya.
Manajer PLN ULP Probolinggo Ocgik Wahyu Dewanto memastikan pohon tumbang tidak mengenai jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) PLN. Yang terdampak adalah kabel fiber optik.
“Untuk keamanan, kami sempat memadamkan aliran listrik pada sambungan rumah di sekitar lokasi. Setelah proses penanganan selesai, aliran listrik kembali dinyalakan,” jelasnya. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi