DI penghujung tahun 2025, DPRD Kota Probolinggo maksimalkan kegiatan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
Jajaran DPRD menggandeng Universitas Merdeka (Unmer) Malang, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) di Royal Hotel dan Villa Batu, Jumat-Sabtu (19-20).
Seluruh anggota DPRD kota, baik pimpinan maupun anggota wajib mengikuti empat materi bimtek yang telah disiapkan.
Materi pertama: Meningkatkan Wawasan Kebangsaan di Era Digital dengan pemateri Dr. Himawan Estu Bagijo, S.H, M.H.
Kemudian materi kedua bertema pengelolaan jaringan dokumentasi dan informasi hukum (JDIH) di DPRD untuk membangun keterbukaan informasi publik. Materi disampaikan oleh Arif Suhardiman, S.E, A.K, M.AP
Sedangkan materi ketiga, tentang mengatur strategi komunikasi publik yang adaptif dan fleksibel untuk meningkatkan personal branding.
Dengan pemateri Sri Widayati, S.Pd, M.Si. Dan terakhir materi tentang capacity building untuk meningkatkan kepemimpinan dan manajemen, yang disampaikan pemateri Arief Zaka Fudriansyah S.P.
Selama bimtek, para anggota dewan tampak aktif mengikutinya. Sehingga, saat sesi tanya jawab, dewan antusias bertanya menggali lebih dalam tentang materi yang disampaikan.
Karena kempat materi itu, sangat dibutuhkan untuk diterapkan dan direaliasikan untuk menjalankan tugas sebagai anggota DPRD.
Ketua DPRD Kota Probolinggo, Hj. Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, S.E mengatakan, tantangan penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan semakin kompleks.
Tuntutan masyarakat terhadap kinerja DPRD tidak hanya sebatas menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Tetapi juga menuntut kompetensi, integritas, dan profesionalisme yang semakin tinggi.
Oleh karena itu, bimtek memiliki makna yang sangat strategis. Bimtek bukan sekadar rutinitas.
Melainkan menjadi ruang pembelajaran, penguatan kapasitas, serta penyegaran wawasan bagi anggota DPRD agar mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara optimal, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Peningkatan kualitas SDM DPRD Kota Probolinggo, akhirnya bermuara pada satu tujuan besar. Yaitu mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo.
”Saya berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pemahaman terhadap tugas dan fungsi DPRD, memperkuat kemampuan dalam perencanaan dan pengawasan kebijakan daerah,” harapnya.
Wakil Ketua I DPRD Kota Probolinggo, H. Abdul Mujib mengatakan, bimtek yang digelar di penghujung tahun dirasakan sangat bermanfaat. Untuk meningkatkan kapasitas SDM seluruh anggota DPRD.
Sehingga, memasuki tahun 2026, lebih siap dan mampu dalam mengemban serta menjalankan tugasnya.
”Bimtek ini sangat dibutuhkan, untuk peningkatan kapasitas SDM. Apalagi, dari 30 anggota dewan yang dilantik akhir tahun 2024, sebagian merupakan anggota dewan yang baru,” katanya.
Pimpinan DPRD dari Fraksi PKB itu menambahkan, bimtek yang wajib diikuti seluruh anggota DPRD Kota Probolinggo, termasuk kegiatan pendalaman tugas bagi pimpinan dan anggota DPRD.
Sebagai upaya untuk menambah wawasaan kebangsaan dan mendalami tentang tugas pokok dan fungsi DPRD.
”Kegiatan ini penting diikuti baik bagi yang baru terpilih menjadi anggota DPRD atau yang sebelumnya sudah menjabat, agar tetap ingat koridornya sebagai wakil rakyat,” tegasnya.
Bimtek yang digelar, lanjut Mujib, menghadirkan para narasumber berpengalaman, kaya dengan wawasan keilmuan.
Harapannya, semua peserta bisa menguasai manejemen kepemimpinan, manejemen anggaran, menerima informasi yang update tentang politik dan pemerintahan, serta memanfaatkan sistem digitalisasi sebagai media edukasi.
”Kami berharap, peningkatan SDM terus dilakukan, untuk meng-upgrade kapasitas semua anggota DPRD Kota Probolinggo,” harapnya. (mas/fun/*)
Editor : Abdul Wahid