MAYANGAN, Radar Bromo-Agenda memancing tiga sekawan asal Sumberasih, Kabupaten Probolinggo Minggu (21/12) sore berubah jadi kepanikan. Seorang pemuda sempat dikabarkan hilang di kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan.
Tim Polairud, SAR dan BPBD pun dikerahkan untuk melakukan pencarian pemancing yang hilang itu.
Beruntung, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi lemas. Korban pun kini dirawat di RSUD dr Moh Saleh.
Korban yang sempat dikabarkan hilang itu adalah RAP, 22 asal Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.
Minggu sore, RAP memancing bersama dua rekannya. Yakni M Rizal, 20 dan Agung Febrianto, 23 asal Desa Jangur, Sumberasih.
Kasat Polairud Polres Probolinggo, AKP I Wayan Mulyana menerangkan bahwa berdasarkan informasi dari saksi, mereka berangkat memancing sore hari.
Semula mereka memancing di sekitaran TPI sebelah timur. “Saat magrib, dikarenakan tidak ada hasil tangkapan, mereka pindah lokasi ke ujung wisata kum-kum,” katanya.
Korban lantas mengajak saksi Agung untuk turun ke perairan. Karena saksi tidak mau, korban pun turun sendirian.
Sementara saksi Rizal menunggu di dalam area Kum-Kum. “Ia berenang ke selatan dermaga. Arah ke dok Wira dan kemudian tidak terlihat lagi,” ungkapnya.
Sementara keterangan dari saksi Rizal mengatakan, korban nekat turun ke perairan karena diduga depresi.
Korban diketahui baru saja berpisah dengan istrinya. “Katanya seperti kelihatan mantan istrinya. Jadi, tiba-tiba turun ke laut,” ungkapnya.
Salah satu anggota tim relawan, Agus Salim mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi hidup dan terapung di perairan sekitar pukul 22.05.
Lokasi korban ditemukan sekitar 300 meter dari posisi korban turun pertama kali.
“Pencarian dilakukan secara gabungan. Dari Polairud, Tim SAR, BPBD Kota Probolinggo, Nelayan lokal, dan Kamladu, serta Polres Probolinggo Kota,” bebernya.
“Alhamdulillah korban ditemukan dalam kondisi selamat dan telah dievakuasi ke IGD RSUD dr. Mohammad Saleh,” katanya.
Sementara itu, kronologi dan penyebab pasti korban terjun ke laut, masih didalami pihak kepolisian Polres Probolinggo Kota. (gus/mie)
Editor : Muhammad Fahmi