Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

KONI Kota Probolinggo Dilantik tanpa Kehadiran Kepala Daerah

Arif Mashudi • Jumat, 19 Desember 2025 | 01:55 WIB
DILANTIK: Ketua KONI Provinsi Jatim Muhammad Nabil melantik Pengurus KONI Kota Probolinggo masa bakti 2025-2029, Senin (15/12) malam.
DILANTIK: Ketua KONI Provinsi Jatim Muhammad Nabil melantik Pengurus KONI Kota Probolinggo masa bakti 2025-2029, Senin (15/12) malam.

KANIGARAN, Radar Bromo- Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo masa bakti 2025–2029, akhirnya dilantik Senin (15/12) malam, mereka dilantik langsung oleh Ketua KONI Provinsi Jawa Timur Muhammad Nabil.

Dalam pelantikan di Bale Hinggil Kota Probolinggo, tidak ada perwakilan dari kepala daerah Kota Probolinggo. Baik wali kota maupun wakilnya tidak datang. Bahkan, kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo juga tidak datang.

Menariknya lagi, struktur kepengurusan KONI Kota Probolinggo yang belum setahun terbentuk ini terjadi perubahan. Sugeng Nufindarko yang sebelumnya menjadi rival Zulfikar Imawan dalam pemilihan ketua KONI, kini masuk dalam struktur kepengurusan. Ia menjabat sebagai wakil Ketua I. Namun, Sugeng tidak hadir dalam pelantikan.

Ketua KONI Provinsi Jawa Timur Muhammad Nabil mengatakan, pengurus baru KONI Kota Probolinggo harus memiliki target prestasi. Prestasi atlet binaan KONI yang sempat merosot dalam gelaran Porprov Jatim 2025, harus dievaluasi dan menjadi penyemangat baru.

“Saya selalu monitor terus perkembangan setiap kota dan kabupaten. Pengurus baru perlu melakukan pemetaan terhadap kekuatan kota/kabupaten lain di Jatim. Karena di dalam olahraga, tidak ada yang tidak mungkin. Semua bisa terjadi, semua bisa dilakukan dan semua bisa dimenangkan,” katanya.

Ketua KONI Kota Probolinggo Zulfikar Imawan mengatakan, pelantikan baru digelar karena terbentur banyak kegiatan. Setelah Surat Keputusan (SK) kepengurusan terbit 13 Maret 2025, langsung disambut Porprov, sehingga banyak kegiatan yang mempengaruhi waktu pelantikan. “Alhamdulillah, Desember ini bisa terselenggarakan pelantikan pengurus KONI,” katanya.

Soal perubahan nama pengurus KONI dan masuknya Sugeng, Iwan menerangkan, ada sekitar tujuh nama pengurus yang berubah dan sudah melalui pertimbangan dan berkompetensi. Termasuk masuknya Sugeng. “Pengurus yang baru tentu yang lebih berkompeten. Termasuk masuknya Pak Sugeng, sudah ada pembicaraan panjang,” ujarnya.

Terpisah, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengaku tidak hadir dalam acara pelantikan pengurus KONI karena tengah dinas luar. Berada di Kota Surabaya. Ia mengaku sudah memberikan tugas undangan pelantikan kepada Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari. “Saya ada giat di Surabaya sampai sore. Sudah saya wakilkan ke Bu Wakil Wali Kota,” ujarnya.

Namun, kata Aminuddin, ternyata Ina dalam kondisi kurang sehat, sehingga tugas menghadiri undangan pelantikan diteruskan ke Kepala Dispopar Kota Probolinggo Muhammad Abas. Namun, Abas juga tidak bisa hadir. “Barusan Pak Abas saya panggil. Ternyata, Bu Wakil kurang enak badan, kemudian Pak Abas ada halangan,” ujarnya. (mas/rud)

 

Editor : Fahreza Nuraga
#jawa timur #dilantik #probolinggo #koni