KANIGARAN, Radar Bromo - Tahun depan, Kota Probolinggo mendapatkan kuota 301 calon jemaah haji (CJH) yang berhak berangkat ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 208 CJH telah dinyatakan istitaah. Sampai Kamis 11/12), baru 128 orang yang telah melunasi biaya perjalan ibadah haji (bipih)-nya.
Koordinator Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Probolinggo Didik Heriadi mengatakan, kuota jemaah haji yang bakal berangkat tahun depan terus bertambah. Terbaru, Kota Probolinggo dapat kuota 301 orang. “Alhamdulillah, dari 301 jemaah kuota berangkat haji tahun depan, 208 jemaah telah dinyatakan istitaah,” katanya.
CJH telah dinyatakan istitaah, kata Didik, sudah bisa membayar pelunasan bipih-nya. Nilai bipih yang harus dilunasi setiap CJH Rp 60.645.422 dikurangi setoran awal Rp 25 juta dan nilai manfaat Rp 2.674.207. Sesuai hitungan Embarkasi Surabaya, setiap CJH harus menambah Rp 32.971.215.
“Pelunasan bipih tahap pertama mulai 24 November sampai 23 Desember 2025. Sampai saat ini, jemaah asal Kota Probolinggo, ada 128 orang yang telah melunasi bipih-nya,” ungkapnya.
Ia berharap semua CJH yang masuk daftar berangkat tahun ini, untuk mempersiapkan diri. Tidak hanya soal kesiapan syarat dokumen, tapi juga kesehatan dan pelunasan bipih-nya. Dengan harapan, ketika sudah dinyatakan istitaah, bisa segera langsung mengurus pelunasannya.
“Jemaah yang masuk daftar kuota berangkat tahun depan kami harap menyiapkan biaya pelunasan bipih. Supaya dapat mengurus pelunasan tahap pertama,” ujarnya. (mas/rud)
CJH KOTA PROBOLINGGO
301 Orang
Kuota CJH yang dijadwalkan berangkat tahun depan.
208 Orang
CJH sudah dinyatakan istitaah.
128 Orang
CJH yang sudah melunasi bipih.
Editor : Fahreza Nuraga