Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tiga Rumah Warga Lumbang-Probolinggo Tertimpa Pohon Tumbang, Begini Kondisinya

Achmad Arianto • Rabu, 10 Desember 2025 | 15:00 WIB
RUSAK : Cuaca ekstrem terjadi di Desa Branggah, Kecamatan Lumbang, menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah warga.
RUSAK : Cuaca ekstrem terjadi di Desa Branggah, Kecamatan Lumbang, menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah warga.

LUMBANG, Radar Bromo- Hujan deras disertai angin kencang terjadi di Desa Branggah, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Senin (8/12) sore, membawa bencana.

Tiga rumah warga rusak tertimpa pohon tumbang. Syukur, tak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kala itu, hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Lumbang. Awalnya, hujan turun dengan intensitas sedang.

Tak lama kemudian menjadi deras disertai angin kencang. Kencangnya embusan angin mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa tiga rumah warga.

“Hujan turun cukup lama kemudian disertai dengan angin kencang. Beberapa pohon tersapu angin karena tidak kuat menahan angin akhirnya tumbang mengenai rumah,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo Zubaidullah, Selasa (9/12).

Setelah hujan reda, petugas yang mendapatkan laporan pohon tumbang kemudian datang ke lokasi kejadian dan melakukan asesmen.

Dari pantauan petugas di lapangan, ada tiga rumah yang terdampak. Rumah-rumah itu rusak ringan hingga berat.

Petugas kemudian melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon tumbang.

Sebab, saat itu masih menimpa atap rumah. Setelah material pohon tumbang bersih, petugas menyalurkan bantuan terpal sebagai atap darurat.

Sehingga, atap yang rusak untuk sementara waktu bisa ditutupi terpal sampai perbaikan permanen dilakukan.

“Logistik kebencanaan sudah kami salurkan. Tidak ada korban jiwa, namun ada kerusakan atap rumah karena tertimpa pohon,” katanya.

Zubaidullah mengatakan, saat ini pihaknya masih memantau dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan serta pemerintah desa terkait kondisi lingkungan sekitar.

Pasalnya, potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi, sehingga membutuhkan mitigasi risiko bencana.

“Pemantauan dan koordinasi lanjutan lintas sektor masih kami lakukan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan sudah benar-benar aman,” bebernya. (ar/rud)

Editor : Fahreza Nuraga
#hujan deras #lumbang #Branggahan #angin kencang #probolinggo