PROBOLINGGO, Radar Bromo- Puluhan anak istimewa di Kota Probolinggo ketiban berkah. Mereka bisa berkhitan secara gratis. Kegiatan ini digelar oleh Yayasan Ananda Mutiara Indonesia (Y-AMI) Perwakilan Cabang Probolinggo, Sabtu (29/11) pagi.
Kala itu, Y-AMI menggelar Festival Y-AMI, Gebyar Y-AMI Ceria dengan tema “Mutiara Istimewa, Bersinar Bahagia.” Agenda tahunan kali ini digelar di Gedung Nyai Walidah, Jalan Panjaitan, Kota Probolinggo. Ada tiga kegiatan sekaligus pagi itu. Di antaranya, khitan massal, lomba mewarnai, hingga parenting yang menghadirkan narasumber Ari Yudho, seorang dosen psikologi di Universitas Negeri Malang.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Sentra Paramita Mataram Kementerian Sosial Wilayah Kabupaten dan Kota Probolinggo Arif Rohman dan Asisten Pemerintahan Budiono Wirawan (mewakili Wali Kota Probolinggo). Ada juga Sekretaris Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) dr. Lusi Tri Wahyuli; Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Dinsos PPPA Mirna Susanti dan Kabid Pembinaan PAUD dan PNFI Dinas Pendidikan Kota Probolinggo Rina Chidayatingsih.
Ketua Y-AMI Probolinggo Ery Hatni Murti Susilowati mengatakan, serangkaian kegiatan digelar dalam rangka Peringatan Hari Anak Sedunia yang diperingati setiap 20 November. Sekaligus, menyambut Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap 3 Desember.
“Y-AMI merupakan yayasan yang berkegiatan sosial yang hadir untuk memberikan pendampingan bagi anak-anak istimewa. Yayasan ini berdiri berawal dari niat kami selaku orang tua yang memiliki anak istimewa, yakni dengan gangguan autis. Kami bertekad tidak ingin berjuang sendirian, kami hanya ingin berjuang bersama-sama dengan para orang tua hebat lainnya. Dengan harapan, anak-anak kami punya kualitas kehidupan yang lebih baik dimasa depan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan perayaan atas semangat, keberanian, dan keistimewaan setiap anak-anak istimewa. Serta, tanggung jawab kita untuk menciptakan ruang yang inklusif, ramah, dan mampu mendukung tumbuh kembang anak-anak istimewa di kota Probolinggo secara optimal.
“Terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada Kementerian Sosial, Pemkot Probolinggo yang telah menfasilitasi kami. Serta, seluruh pihak yang telah mendukung, sehingga kegiatan ini berlangsung dengan sukses,” katanya. (el/*)
Editor : Fahreza Nuraga