Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Desa Pabean, Kecamatan Dringu Dongkrak Produktivitas Pertanian dengan Menyediakan Handtraktor-Bibit Bawang Merah

Jamaludin Uno • Jumat, 14 November 2025 | 12:18 WIB
PERTANIAN: Kepala Desa Pabean Sulistiyono (dua dari kiri) saat penyerahan handtraktor kepada BUMDes Sejahtera, September 2025.
PERTANIAN: Kepala Desa Pabean Sulistiyono (dua dari kiri) saat penyerahan handtraktor kepada BUMDes Sejahtera, September 2025.

PEMERINTAH Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan warganya. Tahun ini, melalui Program Ketahanan Pangan, Pemdes Pabean mengalokasikan 20 persen Dana Desa untuk program pemerintah pusat itu.

Salah satu program di bidang pertanian berupa pembelian satu unit handtraktor dan penangkaran bibit bawang merah. Keduanya dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sejahtera Desa Pabean, melalui Unit Usaha Bidang Pertanian. Handtraktor itu disewakan khusus bagi petani Desa Pabean dengan harga lebih terjangkau dibandingkan tarif umum.

Saat ini biaya sewa handraktor mencapai Rp 550 ribu per 1/3 hektare (atau satu iring). Sementara, jika menyewa melalui BUMDes, petani cukup membayar Rp 500 ribu. Persewaan jasa handtraktor ini sudah berjalan sejak dibeli pada September 2025. Manfaatnya mulai dirasakan warga.

GUDANG: BUMDes Sejahtera juga membuka penangkaran bibit bawang merah bagi para petani Desa Pabean.
GUDANG: BUMDes Sejahtera juga membuka penangkaran bibit bawang merah bagi para petani Desa Pabean.

Selain itu, BUMDes Sejahtera juga mengembangkan penangkaran bibit bawang merah berkualitas untuk memenuhi kebutuhan petani setempat. Harga bibit dijual di bawah harga pasaran agar lebih terjangkau, namun tetap dengan kualitas unggul. Upaya ini diharapkan mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen para petani.

Kepala Desa Pabean Sulistiyono mengatakan, pengadaan handtraktor dan penangkaran bibit bawang merah merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung program ketahanan pangan. Serta, mendorong kemandirian ekonomi warga melalui peran BUMDes.

“Kami berharap, dengan adanya unit usaha bidang pertanian ini, kami berharap petani di desa ini lebih terfasilitasi kebutuhannya. Di sini sudah ada handtraktor dan bibit bawang merah. Bibit bawang merah saat ini masih dipenangkaran. Sekitar Desember baru bisa kta jual,” katanya.

Sulistiyono menambahkan, sekitar 100 hektare lahan pertanian di Desa Pabean, kini ditanami berbagai komoditas, dengan bawang merah sebagai tanaman unggulan. Sisanya dimanfaatkan untuk tanaman jagung, padi, dan palawija. “Harapan kami, ke depan BUMDes Sejahtera, bisa menjadi pusat ekonomi desa yang berdaya saing. Terutama di sektor pertanian,” ujarnya. (uno/rud/*)

 

Sentuh Bisnis Perikanan dan Peternakan

SELAIN dikenal dengan potensi pertaniannya, Desa Pabean, Kecamatan Dringu, juga memiliki potensi besar di sektor perikanan. Potensi itu kini mulai digarap serius oleh Pemerintah Desa melalui BUMDes Sejahtera, dengan membuka unit usaha baru di bidang perikanan.

Pemanfaatan potensi desa ini ditandai dengan pelepasan 25 ribu benih ikan bandeng di salah satu tambak di Dusun Pandean pada 24 September lalu. Tambak yang menjadi tempat budi daya ikan bandeng ini merupakan Tanah Kas Desa (TKD). Unit usaha ini didirikan untuk mendongkrak pendapatan asli desa sekaligus mendkung program ketahanan pangan.

PERIKANAN: Sebanyak 25 ribu bibit ikan bandeng dilepaskan di salah satu tambak. Tambak ini merupakan tanah kas desa.
PERIKANAN: Sebanyak 25 ribu bibit ikan bandeng dilepaskan di salah satu tambak. Tambak ini merupakan tanah kas desa.

Tak hanya itu, BUMDes Sejahtera juga mengembangkan unit usaha di bidang peternakan. Berupa penggemukan domba. Sebagai tahap awal, saat ini sudah ada 10 domba yang telah diternak di sebuah kandang di Dusun Pandean.

Kepala Desa Pabean Sulistiyono mengatakan, tahun ini BUMDes Sejahtera mengelola tiga unit usaha utama. Berupa bidang pertanian, bidang perikanan, dan bidang peternakan. Ketiganya dipilih berdasarkan potensi unggulan desa serta kebutuhan masyarakat setempat.

“Program ketahanan pangan melalui tiga unit bidang usaha ini merupakan hasil keputusan bersama dalam musyawarah desa yang kami gelar sebelumnya,” ujarnya.

PETERNAKAN: BUMDes Sejahtera juga membuka unit usaha penggemukan domba. Saat ini sudah ada 10 domba yang dipelihara.
PETERNAKAN: BUMDes Sejahtera juga membuka unit usaha penggemukan domba. Saat ini sudah ada 10 domba yang dipelihara.

Sulistiyono menjelaskan, program ketahanan pangan ini bersumber dari dana desa. Dengan alokasi sebesar 20 persen dari total anggaran yang diterima Desa Pabean tahun ini. “Dari 20 persen anggaran itu, kami bagi lagi untuk tiga bidang usaha. Yakni, 70 persen untuk pertanian, 20 persen perikanan, dan 10 persen peternakan,” jelasnya. (uno/rud/*)

Editor : Ronald Fernando
#kecamatan dringu #desa pabean #transparansi desa