PROBOLINGGO, Radar Bromo– Tidak hanya menyebabkan banjir genangan. Hujan deras dan angin kencang yang mengguyur Kota Probolinggo, Rabu (22/10) sore, membuat jaringan listrik PJU di Jalan Diponegoro korslet.
Alhasil, 15 titik lampu PJU di ruas jalan tersebut mati.
Koordinator Bagian Penerangan Dishub Kota Probolinggo, Alamin mengatakan, 15 titik lampu PJU itu tersebar di sepanjang Jalan Diponegoro.
Mulai simpang tiga antara Jalan Diponegoro dengan Jalan Panjaitan, hingga simpang tiga antara Jalan Diponegoro dengan Jalan dr. Sutomo.
Amin (panggilannya) mengatakan, lampu tersebut diduga padam sejak Rabu (22/10) malam hingga Kamis (23/10). Jumat (24/10), baru jaringan seluruh PJU tersebut diperbaiki oleh Dishub Kota Probolinggo.
“Jadi kami cari dulu bagian mana yang konslet, kemudian kami perbaiki. Alhamdulillah sudah bisa hidup lagi,” kata Amin.
Selain itu, Dishub Kota Probolinggo juga memperbaiki titik lampu di Jalan Ir. Juanda dan Jalan Priksaan. Masing-masing satu titik lampu.
“Kalau yang ini faktornya karena usia lampu sudah tua. Sudah sekitar tiga tahunan, jadi wajar perlu pemeliharaan sehingga kami ganti baru,” tuturnya.
Selain PJU konvensional, ada satu titik PJU Tenaga Surya PJU TS) di Jalan Mastrip yang juga diperbaiki, Jumat (24/10).
“Ini juga korslet di bagian pengkabelannya. Saat ini masih dikerjakan oleh teman-teman di lapangan. Biasanya kalau PJU TS ini kendalanya digerogoti tikus,” ungkapnya.
Saat ini perbaikan modul lampu PJU di Kota Probolinggo telah mencapai 90 persen. Kamis (23/10), Dishub Kota Probolinggo telah mengganti 15 titik modul lampu di Jalan KH. Hasan Genggong.
“Sisa 15 titik lampu lagi yang akan kami ganti. Lokasinya di Terminal Kargo Mayangan,” pungkas Amin. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi