Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ngeri, Kesaksian Warga Kanigaran Probolinggo saat Rumahnya Disatroni Lelaki Bawa Senjata Tajam, Ngintip di Jendela

Inneke Agustin • Selasa, 14 Oktober 2025 | 20:16 WIB

MENEGANGKAN: Sosok lelaki tak dikenal saat memantau rumah Muhamad Riski, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo, Sabtu (11/10) malam.
MENEGANGKAN: Sosok lelaki tak dikenal saat memantau rumah Muhamad Riski, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo, Sabtu (11/10) malam.
 

PROBOLINGGO, Radar Bromo-Sebuah foto menyeramkan beredar luas di media sosial. Dalam foto itu terlihat seorang lelaki tak dikenal berdiri di depan jendela rumah warga di Kelurahan/ Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Lelaki tersebut tampak menatap ke arah dalam rumah sambil menggenggam sebilah senjata tajam pisau besar di tangan kanannya.

Banyak warganet yang meragukan keaslian foto itu. Sejumlah komentar menyebut bahwa gambar tersebut tampak seperti hasil editan atau buatan kecerdasan buatan (AI).

Namun, dugaan itu langsung dibantah oleh pemilik rumah, Muhamad Riski, 21. Ia memastikan foto itu benar-benar asli.

Ia menegaskan bahwa gambar tersebut diambil langsung oleh sang istri, Desi Fatmawati 21, dari dalam rumah pada malam kejadian.

“Foto itu bukan hasil editan. Istri saya yang motret langsung waktu malingnya masih di depan jendela,” ujarnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Bromo, Senin (13/10).

Menurut penuturan Riski, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (11/10) malam. Saat itu, rumahnya sedang ramai oleh beberapa teman yang datang untuk menghabiskan malam minggu bersama.

Mereka berbincang santai di ruang tamu hingga sekitar pukul 22.45.

“Setelah itu, teman saya mengajak ke Ketapang untuk bakar-bakar. Akhirnya saya ikut keluar bersama mereka,” ceritanya.

Sebelum berangkat, Riski sempat memindahkan motor Honda Vario miliknya dari teras ke dalam ruang tamu demi keamanan.

Setelah berpamitan kepada istrinya dan mengunci pintu rumah, ia pun berboncengan dengan salah satu temannya menuju Ketapang.

Sekitar 15 menit kemudian, telepon dari sang istri membuatnya panik. “Istri saya bilang ada maling di rumah. Saya langsung putar balik, ngebut pulang,” tutur Riski.

Namun saat tiba di rumah, pelaku sudah kabur entah ke mana. Beruntung, Desi sempat mengambil foto dari balik jendela.

Dari hasil foto itu terlihat jelas wajah seorang lelaki yang diperkirakan masih berusia muda dan tidak mengenakan masker.

Desi sempat menceritakan kepada suaminya bahwa lelaki tersebut berusaha mencongkel pintu rumah.

Ia mendengar suara berisik di depan dan segera mematikan lampu ruang tamu agar situasi di dalam tidak terlihat dari luar.

“Dari jarak sekitar lima meter, istri saya motret pakai zoom kamera HP. Karena ruang tamu sempat terang lalu tiba-tiba lampunya dimatikan, mungkin malingnya sadar kalau ada orang di dalam. Dia langsung kabur. Sementara istri saya langsung masuk kamar dan mengunci pintunya,” kata Riski menjelaskan.

Bekas congkelan memang ditemukan di daun pintu depan rumah. Untungnya, pelaku belum sempat masuk dan tidak ada barang yang hilang.

Sayangnya, rumah Riski belum dilengkapi kamera pengawas (CCTV), sehingga arah pelarian pelaku belum bisa diketahui.

Ia kemudian melaporkan kejadian itu kepada ketua RW setempat untuk diteruskan kepada pihak kepolisian.

“Saya sudah cerita ke ketua RW. Katanya nanti beliau yang akan sampaikan ke polisi. Tapi kalau memang perlu laporan resmi, saya siap datang sendiri,” ucapnya.

Meski tidak mengalami kerugian materiil, peristiwa itu membuat Riski dan keluarganya ketakutan. Terlebih, pelaku diketahui membawa senjata tajam.

“Banyak yang komen di Facebook katanya mereka pernah lihat orang itu di daerah Mayangan. Sekarang saya lagi cari tahu juga siapa dia sebenarnya,” ujarnya.

Kapolsek Subsektor Kanigaran, Iptu Kumoro Seto mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan proses pendalaman terhadap kasus tersebut. “Mohon waktu, masih kami dalami info tersebut,” jelasnya. (gus/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#viral #lelaki #Kanigaran #senjata tajam #probolinggo