PROBOLINGGO, Radar Bromo –Bukannya dijaga. Lelaki ini malah berjoget di atas fasilitas publik, air mancur Bundaran Gladak Serang (Glaser), Kota Probolinggo.
Ulahnya itu terekam dalam video pendek dan viral di media sosial, Kamis (18/9).
Lelaki itu mengenakan gamis dan surban putih. Di sebelahnya ada sebuah tangga besi yang diduga jadi alat untuk naik ke air mancur.
Kabid Konservasi dan Pertamanan DLH Kota Probolinggo, Suciati Ningsih mengatakan, pihaknya belum mengetahui siapa lelaki dalam video itu.
Hanya diketahui yang bersangkutan warga Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.
“Kami juga belum tahu pasti bagaimana orang tersebut bisa masuk ke dalam area air mancur itu,” katanya.
Suci menjelaskan, saat kejadian itu air mancur sedang mati. Sebab, penutup pipanya bocor.
Sehingga debit airnya berkurang dan air mancur tidak bisa beroperasi dengan baik.
Oleh sebab itu sejak Jumat (12/9) hingga Rabu (17/9), pihaknya melakukan perbaikan. Juga ada pembersihan lumut di area air mancur.
“Makanya di sana ada tangga, ya karena petugas saat itu baru melakukan perbaikan dan masih akan dilanjutkan hari Kamis (18/9),” terangnya.
Dia menduga, peristiwa itu terjadi Rabu (17/9) malam, pukul 22.00. Sebab, saat itu Suci mengaku sempat melintas di Bundara Gladser dan melihat lelaki itu duduk di pinggiran.
Setelah kejadian itu menurutnya, pihaknya masih mengecek lagi seluruh bagian air mancur.
Sebab, dikhawatirkan ada bagian yang rusak setelah pelaku berdiri di tepiah air mancur.
“Tutup pipanya sudah normal, bagian air mancur atas tidak ada kerusakan. Tinggal memastikan jaringan di bawahnya. Khawatirnya ada yang terinjak atau tersandung, nanti bisa-bisa konslet. Nanti kami pastikan lagi,” terangnya.
Suci pun menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, air mancur Bundaran Glaser merupakan salah satu ikon Kota Probolinggo yang seharusnya wajib dijaga seluruh warga.
“Mohon saling menjaga. Sebab ini merupakan fasilitas dan untuk kepentingan umum. Bila tiap kali ada perbaikan pada aset, dana yang harusnya bisa untuk mengembangkan hal lain maka akan tersedot untuk perbaikan. Kan sayang,” ungkapnya.
Pihaknya menurut Suci, juga sudah konsultasi dengan pihak kepolisian. Bilamana ada kejadian serupa, dia minta warga melapor lewat call center 112 agar segera ditindak lanjuti. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi