Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Siswi Ceria dan Aktif di Drumband Itu Jadi Korban Kecelakaan Maut Bus Rombongan RS Bina Sehat Jember di Jalur Bromo

Redaksi Radar Jember • Senin, 15 September 2025 | 13:58 WIB

 

DUKA: Bela Puteri Kayila Nurjati, anak yang ikut menjadi korban jiwa laka bus rombongan RS Bina Sehat Jember di Jalur Wisata Bromo, Probolinggo. (INEKE/RADAR BROMO)
DUKA: Bela Puteri Kayila Nurjati, anak yang ikut menjadi korban jiwa laka bus rombongan RS Bina Sehat Jember di Jalur Wisata Bromo, Probolinggo. (INEKE/RADAR BROMO)

JEMBER, Radar Bromo-Kecelakaan maut rombongan bus RS Bina Sehat Jember di jalur Bromo Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo merenggut 8 korban jiwa. Salah satunya, yakni siswi SDN Gebang 01 Jember.

Ungkapan duka cita itu pun beredar di berbagai media sosial. Diketahui korban bernama Bela Puteri Kayila Nurjati.

Bela Puteri merupakan siswi kelas 4 di SDN Gebang 01 Jember. Staf sekolah, Imam, mengaku mendapatkan kabar duka itu beberapa jam setelah kecelakaan, (14/9).

Dia mengatakan, korban memang tengah ikut berlibur bersama ibunya yang bernama Maria, salah seorang perawat di Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember.

“Informasinya ikut berlibur bersama ibu,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jember melalui sambungan telepon, Minggu (14/9).

Dia menerangkan, Bela merupakan siswi yang aktif dan ceria. Beragam kegiatan di sekolah pun diikuti, salah satunya drum band.

“Anaknya baik, ceria, rajin, dan selalu ikut drum band,” ungkapnya.

Ditambahkan, informasi meninggalnya korban itu juga sudah disiarkan melalui pelantang suara di kelurahan setempat.

“Rumahnya di Jalan Cempaka. Dekat sekolahan,” imbuhnya. Sementara, mengenai kondisi Maria, ibu korban, Imam menyebut belum mengetahuinya.

“Informasinya masih di dirawat rumah sakit,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kelas 4 SDN Gebang 01 Jember, Tomy Trisna Wijaya, mengatakan, Bela dikenal sebagai anak yang humble dan pintar.

Korban juga suka mengobrol sopan dengan guru.Akademiknya bagus dan bisa mengikuti pelajaran.

Sekarang tidak ada pemeringkatan, tapi diperingkatkan masuk 10 besar. “Dia ikut di ekskul drum band bagian pianika,” katanya.

Dia menyatakan dukungan moral kepada pihak keluarga supaya tabah menerima cobaan.“Kami turut berduka. Semoga husnul khotimah. Dan keluarga tabah,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, bus pariwisata IDN's 88 ini memuat 55 penumpang. Termasuk sopirnya, Albahri, 59, asal Sumbersari, Jember. Diketahui bus ini ditumpangi oleh rombongan nakes dari RSBS Jember yang hendak pulang ke Jember usai berwisata di Gunung Bromo.

Nahas bus mengalami kecelakaan di Jalan Raya Bromo, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/9) siang. Akibatnya bodi depan bus ringsek, dan 8 orang dinyatakan meninggal dunia. (kin/c2/nur/Radar Jember/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#RS Bina Sehat Jember #bus pariwisata #jalur bromo #boto #lumbang #probolinggo #kecelakaan maut