Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

23 Ambulans Bawa Korban Kecelakaan Maut Bus Rombongan RS Bina Sehat di Jalur Bromo Pulang ke Jember, Faida: Acara Pribadi

Inneke Agustin • Senin, 15 September 2025 | 03:48 WIB

 

IRING-IRINGAN: Sebanyak 23 ambulans saat membawa jenazah dan korban luka kecelakaan maut bus rombongan RS Bina Sehat Jember di jalur Bromo, (14/9).
IRING-IRINGAN: Sebanyak 23 ambulans saat membawa jenazah dan korban luka kecelakaan maut bus rombongan RS Bina Sehat Jember di jalur Bromo, (14/9).

PROBOLINGGO, Radar Bromo-Suasana memilukan tersaji di jalan DI Panjaitan, Kota Probolinggo Minggu malam (14/9). Deretan ambulans berjejer untuk membawa pulang korban kecelakaan maut Bus Pariwisata muat rombongan RS Bina Sehat Jember di jalur Bromo Probolinggo.

Terpantau ada puluhan ambulans membawa korban meninggal maupun luka-luka untuk dibawa pulang ke Jember.

Deretan ambulans itu memanjang dari RSUD dr. Mohamad Saleh hingga 350 meter ke arah selatan.

Di ujung paling depan deretan ambulans itu, nampak mobil patwal polisi mengawal iring-iringan ambulan-ambulans tersebut. Tepat pukul 18.47 sebanyak 23 ambulan itu berangkat menuju Jember.

Sebelumnya saat ditemui di RSUD dr. Mohamad Saleh, Direktur Utama sekaligus pemilik Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS), dr Faida mengatakan bahwa pihaknya tengah menjemput para nakesnya beserta keluarganya.

“Mereka mengalami kecelakaan saat pulang dari wisata Gunung Bromo menggunakan bus pariwisata. Ini acara mereka pribadi, berwisata. Ada sebanyak 52 karyawan ditambah keluarganya. Bahkan ada korban yang merupakan satu keluarga, dari Bapak, Ibu, dan Anak,” katanya.

Faida mengatakan, para korban saat ini dirawat di lima tempat yang berbeda.

Yakni RSUD dr. Mohamad Saleh, RSUD Ar Rozy, RSUD Tongas, Puskesmas Sukapura, dan Puskesmas Wonorto.

“Di Puskesmas itu ada 13 orang yang kondisinya luka ringan. Sekarang sudah kami kumpulkan ke RSUD dr. Mohammad Saleh untuk dicek ulang,” katanya.

Sementara ada 7 korban yang meninggal di lokasi kejadian dan telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Mohammad Saleh.

Ditambah 1 orang meninggal di IDG RSUD Tongas. Sehingga total 8 orang meninggal. Tiga di antaranya anak-anak, sedangkan lima lainnya orang dewasa.

Baca Juga: Daftar Lengkap Korban Kecelakaan Maut Bus Rombongan RS Bina Sehat Jember di Jalur Bromo Boto Lumbang Probolinggo

“Sekarang kami bersama 23 ambulan akan mengevakuasi seluruh korban ini menuju Jember untuk dapat dirawat disana nantinya. Ini untuk korban yang memang memungkinkan untuk dibawa,” terang Faida.

“Sedangkan 2 korban lainnya tidak memungkinkan untuk dibawa, jadi sementara kami titipkan 1 di RSUD dr. Mohamad Saleh, 1 nya lagi di RSUD Tongas,” terang Faida.

Faida juga menyampaikan rasa belasungkawanya. “Kami turut berduka cita, kami juga merasa kehilangan karena mereka ini adalah orang-orang tebaik di rumah sakit kami,” pungkasnya.

Dokter fungsional Puskesmas Sukapura, dr. Febry Yasin Fahroni mengatakan bahwa pada pukul 14.48 pihaknya menangani 12 korban.

Seluruhnya dijemput ke lokasi kejadian. Satu korban lantas dirujuk ke RSUD dr. Saleh dengan penurunan kesadaran dan faktur 1/3 prox os humerus dex. Kemudian satu korban juga persiapan dirujuk karena cedera otak sedang.

"Tiga korban lainnya luka sedang dan telah kami lakukan penjahitan. Sedangkan 7 korban luka ringan," katanya.

Namun pada pukul 19.25 seluruh korban tersebut telah dibawa ke RSUD dr. Mohamad Saleh dan RSUD Tongas.

"Jadi sekarang di Puskesmas Sukapura sudah tidak ada korban," ujar Kepala Puskesmas Sukapura, Ahmad Munir.

Terpisah, Kepala Puskesmas Wonomerto, dr. Agus Ciptosantoso mengatakan bahwa pihaknya menangani 10 orang korban laka.

"Enam orang kami tatalaksana di UGD karena mengalami luka ringan dan sekarang sudah stabil. Sementara empat orang lainnya kami evakuasi ke RSUD dr. Mohamad Saleh. Kebanyakan korban ini mengalami luka robek di kepala, lainnya luka lecet di tangan dan kaki," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, bus pariwisata IDN's 88 ini memuat 55 penumpang.

Termasuk sopirnya, Albahri, 59, asal Sumbersari, Jember. Diketahui bus ini ditumpangi oleh rombongan nakes dari RSBS Jember yang hendak pulang ke Jember usai berwisata di Gunung Bromo.

Nahas bus mengalami kecelakaan di Jalan Raya Bromo, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Minggu (14/9) siang. Akibatnya bodi depan bus ringsek, dan 8 orang dinyatakan meninggal dunia. (gus/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#korban luka #ambulans #RS Bina Sehat Jember #jalur bromo #jenazah #boto #bromo #wisata #lumbang #probolinggo