MAYANGAN, Radar Bromo-Ada yang istimewa dalam Apel Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo, Kamis pagi (4/9).
Di hari spesial ini, Pemkot melalui Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Probolinggo, memberikan penghargaan terhadap pegawai dan instansi yang berperan aktif dalam pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kota Probolinggo.
Secara simbolis, empat pegawai dan instansi yang berdedikasi dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Probolinggo, ini menerima apresiasi langsung dari Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin Sp.OG (K) M. Kes.
Ia didampingi Wakil Wali Kota Probolinggo Hj. Ina Dwi Lestari, S.AP., M.M. dan Ketua TPP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin, M.Kes.
Pertama, kategori Penyampai SPPT PBB terbaik, diraih oleh RT 01/RW 01, Kelurahan Curahgrinting.
Lalu, ada koordinator petugas penyampai SPPT PBB terbaik adalah RW 03 Kelurahan Triwung Lor.
Kemudian, petugas pemilah SPPT PBB terbaik jatuh pada Kelurahan Wonoasih.
Sementara, kelurahan dengan persentase realisasi PBB tertinggi diraih Kelurahan Mayangan.
Pemkot juga memberikan apresiasi bagi kelurahan dengan dukungan inovasi pelayanan SPPT PBB terbaik dan kelurahan dengan rekonsiliasi penyampaian SPPT PBB tercepat.
Diketahui, pajak daerah merupakan salah satu sumber utama penerimaan pendapatan daerah yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat.
Baik untuk peningkatan pelayanan publik, seperti membiayai pelayanan publik hingga infrastruktur.
BPPKAD terus berupaya dan bersinergi dengan stakeholder terkait untuk terus meningkatkan kesadaran dan kepedulian membayar PBB.
Bukan hanya dengan membuka layanan keliling pajak (mobile) di lokasi strategis dan pada event-event yang diselenggarakan Pemkot.
Sembari memberikan layanan secara manual, BPPKAD Kota Probolinggo, juga terus mengedukasi masyarakat, bahwa begitu mudahnya pembayaran PBB secara digital.
Salah satu programnya, masyarakat yang membayar pajak tepat waktu dengan menggunakan sistem pembayaran QRIS mendapat doorprize menarik berupa sartu liter minyak goreng. Program ini dilaksanakan dalam kegiatan Pekan Panutan Pajak Daerah pada Maret 2024.
Kepala BPPKAD Kota Probolinggo Ratri Dian Sulistyawati, S.P., M.M. mengapresiasi seluruh wajib pajak yang telah berpartisipasi aktif menunaikan kewajiban membayar PBB. “Di Kota Probolinggo, jumlah wajib pajak yang membayar PBB tepat waktu terus meningkat dari tahun ke tahun.
Sejak Januari hingga akhir Agustus, tercatat pembayaran SPPT PBB-P2 sudah mencapai 73 persen. Ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pajak,” ungkapnya. (el/adv)
Editor : Muhammad Fahmi