PROBOLINGGO, Radar Bromo- Kawanan maling di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, kini makin geragas. Sebuah warung bakso di belakang pabrik PT Eratex di Kecamatan Kanigaran, juga dibobol. Mereka menggondol dua tabung gas elpiji 3 kilogram.
Warung bakso milik Feri Budianto, 38, warga Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan. Korban terakhir kali menutup warungnya Sabtu (16/8), sekitar pukul 19.00. Keesokan harinya, warung tutup. Korban tidak mengecek warung.
Ia mengaku tidak tahu pasti kapan warungnya dibobol. Kali pertama korban mengetahuinya pada Senin (18/8) pagi. Ia melihat gembok warungnya raib.
“Ketika mau buka, kok gemboknya tidak ada. Saya pikir sudah pasti kebobolan ini,” katanya.
Benar saja. Korban kehilangan dua tabung gas elpiji. Syukur barang-barang elektronik seperti kulkas dan spiker masih aman. Korban mengaku baru tiga bulan menyewa stan di lokasi ini. Berdasarkan cerita teman-temannya yang sudah lama menempati deretan stan itu, di daerah ini memang rawan kebobolan.
“Katanya dulu pernah 12 tabung hilang. Hampir semua stan sudah pernah kebobolan,” katanya.
Korban mengalami kerugian sekitar Rp 300 ribu. Untuk memasak saat ini, ia mengaku pinjam tabung gas ke sejumlah temannya yang memiliki tabung lebih. Meski nominalnya kecil, kata Feri, tabung gas tersebut berharga karena setiap hari digunakan untuk berjualan.
“Saya tidak melapor ke kepolsian karena nominalnya terlalu kecil,” ujarnya. (ran/rud)
Editor : Ronald Fernando