Cerita Paskibraka Kota Probolinggo Bentuk Formasi Angka 80 di Upacara HUT ke-80 RI

Inneke Agustin • Dipublikasikan Senin, 18 Agustus 2025 | 03:10 WIB

  

KOMPAK: Tampak dari udara formasi pasukan Paskibraka Kota Probolinggo membentuk angka 80 saat mengibarkan bendera merah putih di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo, (17/8) pagi.
KOMPAK: Tampak dari udara formasi pasukan Paskibraka Kota Probolinggo membentuk angka 80 saat mengibarkan bendera merah putih di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo, (17/8) pagi.

MAYANGAN, Radar Bromo-Suasana khidmat berlangsung saat upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo, Minggu (17/8) pagi. Ribuan peserta dan tamu undangan mengikuti upacara itu.

Tahun ini, upacara menghadirkan sesuatu yang berbeda. Tepat saat pengibaran Sang Saka Merah Putih, pasukan paskibraka membentuk formasi angka 80 di tengah lapangan, dikelilingi barisan melingkar.

Formasi tersebut menjadi simbol peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang tak hanya menambah khidmat. Namun, juga memukau undangan.

Salah satu pelatih paskibraka, Aiptu Gatoet Ary Soeseno mengungkapkan, formasi ini merupakan perpaduan dari pasukan 17 dan pasukan 45.

“Angka 80 berada di tengah, lalu dikelilingi oleh barisan melingkar sebagai simbol kebersamaan dan semangat kemerdekaan,” jelasnya.

Menurut Gatoet, persiapan formasi unik ini terbilang singkat. Latihan hanya sekitar dua pekan atau 14 hari.

“Meski begitu, berkat kedisiplinan dan kerja keras para anggota Paskibraka, formasi ini berhasil ditampilkan dengan baik,” tambahnya.

Wali Kota Probolinggo dr Aminuddin yang menjadi inspektur upacara menyampaikan apresiasi sekaligus rasa syukur atas kelancaran upacara tersebut. Menurutnya, kelancaran kegiatan itu tidak lepas dari kerja sama semua pihak.

“Upacara ini berjalan lancar berkat kerja sama semua pihak. Kami merasa bangga karena momentum ini tidak hanya memperingati hari besar bangsa, tetapi juga mempererat rasa persatuan di Kota Probolinggo,” ucapnya.

Aminuddin pun berpesan agar peringatan HUT Kemerdekaan RI dijadikan sebagai ajang refleksi bersama.

“Peringatan ini adalah kesempatan untuk mengingat dan meresapi perjuangan para pahlawan bangsa. Kita semua memiliki kewajiban untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, sesuai cita-cita menuju Indonesia Emas 2045. Pengisian itu harus kita mulai sejak sekarang agar kemajuan bangsa ini nyata dari hari ke hari,” tegasnya. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
RI stadion kemerdekaan paskibraka republik indonesia HUT ke-80 probolinggo bayuangga