WONOMERTO, Radar Bromo -Kecelakaan maut terjadi di jalur Bromo Patalan masuk masuk Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, Sabtu (10/8) malam.
Tiga orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Mereka adalah pasangan suami istri (pasutri) asal Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto yaitu Moch Solihin, 44 dan istrinya Lilik Utaminingsih, 42.
Pasutri ini menggunakan kendaraan Honda Supra X tanpa nomor kendaraan bermotor.
Keduanya bertabrakan dengan Rofiatur Rozikin, 18 yang merupakan warga Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan.
Korban Rofiatur yang diketahui merupakan siswa kelas 12 di bangku sekolah kejuruaan. Ia mengendarai motor Honda CB 150 N 3181 0Q.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Muhammad Taufik mengatakan, malam itu korban pasutri hendak menyebrang dari barat dan berbelok ke selatan.
di waktu yang bersamaan, melaju motor Rofiatur dari selatan ke utara. Lalu, terjadilah kecelakaan dua kendaraan ini.
Menurut Taufik, korban pasutri tersebut hendak pulang ke rumah setelah setelah dari rumah salah satu keluarga mereka.
"Kalau pasutri itu katanya dari rumah saudaranya mau pulang, namun di perjalanan, mereka terlibat kecelakaan dengan korban Honda CB150 yang saat itu katanya hendak menjemput saudaranya" ujarnya.
Tabrakan itu cukup keras. Hingga membuat Rofiatur dan Moch Solihin meninggal di lokasi kejadian.
Sedangkan korban Lilik sang istri meninggal dunia sesampainya di RSUD Moh Saleh.
"Dua korban meninggal di TKP dan satu korban meninggal saat dalam perawatan," lanjut Taufik.
Ketiganya kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD dr. Mohamad Saleh sebelum kemudian dipulangkan ke rumah duka masing-masing.
Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi kedua keluarga yang ditinggalkan. Korban pasutri sendiri meninggalkan dua anak yang masing-masing berusia 20 dan 16 tahun. (ran/mie)
Editor : Muhammad Fahmi