KADEMANGAN, Radar Bromo - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Probolinggo Supriyanto memberikan perhatian khusus pada minimnya penerangan jalan umum (PJU) di Kota Probolinggo.
Masalah ini banyak dikeluhkan dalam Reses Masa Sidang ke-3 tahun 2025 DPRD Kota Probolinggo.
Reses digelar di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Senin (4/8). Sejumlah masalah dan aspirasi disampaikan peserta reses kepada Supriyanto.
Di antaranya, yang banyak disampaikan yaitu minimnya PJU di wilayah selatan Kota Probolinggo,
Supriyanto mengakui, dirinya merupakan anggota DPRD dari Dapil Mayangan.
Namun, aspirasi yang diterima selama reses tidak hanya berkaitangan dengan Mayangan. Tapi, berkaitan dengan persoalan Kota Probolinggo secara umum.
Misalnya, minimnya penerangan jalan di Kota Probolinggo. Terutama, penerangan jalan di wilayah selatan.
”Masyarakat mengeluhkan wilayah Kota Probolinggo banyak yang masih gelap. Terutama wilayah selatan, masih banyak titik yang butuh penerangan jalan. Bahkan, banyak penerangan jalan yang mati dan belum diperbaiki,” katanya.
Mereka yang hadir dalam reses juga menyampaikan tentang gedung-gedung di kantor kelurahan yang belum dimanfaatkan dengan baik.
Seharusnya, gedung-gedung itu digunakan untuk kegiatan masyarakat. Sehingga, lebih bermanfaat.
Sejumlah masukan tentang perbaikan infrastruktur di Kota Probolinggo juga disampaikan warga. Antara lain, rehab Alun-Alun Kota Probolinggo agar dilakukan, Jalan Pantura Kota Probolinggo banyak yang rusak.
Lalu, persimpangan di Jalan Cempaka diusulkan untuk dipasang traffic light. Sebab, rawan terjadi kecelakaan.
“Semua aspirasi itu kami tampung. Selanjutnya, akan kami komunikasikan dengan pemerintah daerah, terutama OPD terkait, supaya dapat direalisasikan. Mulai dari infrastruktur jalan, penerangan jalan, dan lainnya,” terangnya.
Terutama aspirasi yang bisa segera ditindaklanjuti oleh OPD terkait, akan diminta untuk segera direalisasikan.
Sehingga, masyarakat bisa merasakan manfaat dari pembangunan Kota Probolinggo. (mas/hn/*)
Editor : Muhammad Fahmi