Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Banyak Produk Unggulan di Kabupaten Probolinggo Tak Bersertifikat

Inayah Maharani • Jumat, 8 Agustus 2025 | 16:00 WIB
Photo
Photo

PROBOLINGGO, Radar Bromo- Kabupaten Probolinggo memiliki banyak komoditas unggulan dan sudah dikenal masyarakat luas. Dua di antaranya, kopi dan tembakau.

Meski sudah banyak dipesan dari luar kota, namun hingga sejauh ini dua komoditas itu belum memiliki Indikasi Geografis (IG). Sebuah sertifikat yang menujukkan bahwa produk tersebut berasal dari daerah tertentu.

Kondisi ini menjadi atensi Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Probolinggo. Plh Kepala Bidang Sarana Penyuluhan dan Pengendalian Pertanian Diperta Kabupaten Probolinggo Evi Rosella mengatakan, produk unggulan Kabupaten Probolinggo sebetulnya banyak. Tetapi tidak ada satu pun yang memiliki sertifikat IG.

“Sertifikat IG ini kan menjamin perlindungan suatu produk. Jadi, bisa menjadi ciri khas suatu daerah, tapi kami belum ada sertifikatnya,” ujarnya.

Saat ini, kata Evi, pihaknya mendorong dua komoditas unggulan agar bisa mengantongi sertifikat IG. Yakni, Kopi Krucil dan Tembakau Paiton VO. Pihaknya mengaku sedang mempersiapkan persyaratan untuk mendapat sertifikat IG dari Kementerian Hukum-HAM.

Setelah suatu komoditas mendapat sertifikat IG, kata Evi, diharapkan dapat meningkatkan daya jual produk tersebut. Sehingga, bisa mensejahterakan petani.

“Dengan mempunyai IG, maka ciri khas atau tanda suatu produk pertanian tersebut akan diakui oleh nasional sampai internasional. Hal ini akan lebih meningkatkan daya jual, melindungi produk unggulan daerah dan lebih dikenal masyarakat luas,” jelasnya.

Selain dua komoditas itu, Evi mengatakan, pihaknya akan bertahap untuk menguruskan sertifikat komoditas lain. Seperti kopi khas Tengger ataupun Tembakau Menyono.

“Bertahap. Kami kan punya tembakau unggulan, ada empat, kopi juga begitu. Sementara, kami dorong dua ini dulu (Kopi Krucil dan Tembakau Paiton VO). Sebab, saat ini masih terkendala biaya,” ujarnya. (ran/rud)

Editor : Ronald Fernando
#unggulan #komoditas #probolinggo