Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Toko Bangunan di Kebonsari Wetan Probolinggo Dibobol Maling, Duit Segini Digondol

Inneke Agustin • Rabu, 23 Juli 2025 | 13:34 WIB
TKP: Pemilik toko Abdurrahman Afnani, menunjukkan pintu harmonikanya yang dibobol maling, Selasa (21/7) siang.
TKP: Pemilik toko Abdurrahman Afnani, menunjukkan pintu harmonikanya yang dibobol maling, Selasa (21/7) siang.

PROBOLINGGO, Radar Bromo - Sebuah toko bangunan di Jalan KH. Genggong, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo dibobol maling, Minggu (20/7) lalu.

Alhasil pemiliknya, Abdurrahman Afnani, 31 menderita kerugian materil hingga jutaan rupiah.

Rahman mengatakan bahwa kejadian tersebut terekam CCTV tokonya. Seorang pria tak dikenal tampak merusak pintu harmonika toko dan masuk ke dalam sekitar pukul 13.17.

Ia mengatakan bahwa saat itu, toko memang dalam keadaan tutup. “Istri saya ada di atas (rumahnya, Red),” kata Afnani.

“Tapi ketika kejadian ia tak tahu karena sedang berada di kamar mandi. Sementara saya dan para karyawan sedang antar barang pesanan pembeli di daerah Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran,” ungkapnya.

Sepulangnya Rahman ke toko sekitar pukul 13.30, ia mendapati pintu harmonikanya sudah sedikit terbuka.

Tak nyaman hati, ia buru-buru mengecek rekaman CCTV. Dari CCTV depan toko, terekam seorang lelaki mengenakan kaos hitam, celana jeans, dan helm abu-abu.

“Sepertinya pelaku beraksi sendirian. Kemungkinan sebelum melakukan aksinya, dia (pelaku, Red) sudah pernah kesini. Jadi tahu lokasi tempat kami menyimpan uang,” bebernya.

“Tapi sayangnya kamera CCTV di dekat kasir, mati. Jadi mukanya tidak terekam jelas,” terang Rahman.

Pelaku melancarkan aksinya dengan cepat. Hanya sekitar semenit, ia lantas keluar dari area toko.

Rahman mengatakan, pelaku berhasil membawa uang di dalam dompet yang ia letakkan di laci kasir. Rahman memperkirakan uang tersebut sejumlah Rp 5 juta.

“Tapi setelah dihitung ulang oleh istri saya, kemungkinan lebih dari itu. Sebab memang belum dihitung, cuma perkiraannya segitu. Baru sadarnya setelah sisanya mau disetor ke bank, ternyata sisa sedikit. Berarti yang hilang itu, lebih dari Rp 5 juta,” bebernya.

Rahman langsung melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian Polres Probolinggo Kota. Ia mengatakan bahwa pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP, sesaat setelah dirinya melapor.

“Semoga pencurinya bisa ditemukan dan uang saya bisa kembali,” harapnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, Iptu Zaenal Arifin hingga berita ini diketik belum dapat dikonfimasi mengenai progres dari laporan kasus ini. (gus/fun)

Editor : Abdul Wahid
#pencurian #maling #toko bangunan #probolinggo