KANIGARAN, Radar Bromo - Dua pemotor mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Sabtu (19/7) malam.
Akibat kecelakaan adu banteng ini, salah satunya meninggal dunia.
Korban meninggal adalah Sunandi, 47, warga Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.
Kala itu, motornya bertabrakan dengan motor yang dikemudikan Ahmad Wasil, 47, warga Kelurahan/Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Sunandi meninggal di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota Aipda Muhammad Taufik mengatakan, Sunandi mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol N 6150 PUT. Ia melaju dari timur dengan kecepatan sedang.
Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Astrea tanpa pelat nomor yang dikendarai Ahmad Wasil.
“Diduga karena hilang konsentrasi saat berkendara dan kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya, ia (Wasil) menabrak korban. Sementara, untuk dugaan lainnya kami masih menunggu hasil pemeriksaan dokter,” ungkap Taufik.
Salah seorang warga, Holil, 31, malam itu Wasil diduga berkendara dalam kondisi mabuk. Hal ini dikarenakan saat kejadian, ditemukan sisa minuman keras jenis arak di motornya.
“Masih sisa setengah botol. Kemungkinan habis minum miras,” ujar warga yang bekerja di sekitar lokasi kejadian ini.
Anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota merapat ke lokasi dan melakukan olah TKP.
Kedua korban dievakuasi ke RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo.
Sementara, kedua kendaraannya diamankan ke kantor Satlantas Polres Probolinggo Kota.
Petugas Kamar Jenazah RSUD dr. Mohamad Saleh Badri mengatakan, Sunandi menderita sejumlah luka di tubuhnya.
Mulai dari rahang, dada bagian kanan, dan lehernya patah.
“Kemudian telapak kanan kiri serta lutut kiri lecet,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando