KANIGARAN, Radar Bromo- Tender proyek revitasliasi Alun-Alun Kota Probolinggo hampir rampung. Proyek dengan pagu anggaran Rp 9,45 miliar ini dimenangkan oleh CV Dua Putri Pertahana asal Kabupaten Sidoarjo. Dengan nilai penawaran Rp 8.068.808.405. Pekan depan ditargetkan sudah tanda tangan kontrak.
Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Probolinggo Andung Tjahjono mengatakan, dari 125 peserta lelang proyek revitaliasi alun-alun, hanya 20 peserta yang mengajukan penawaran.
“Tender revitaliasi alun-alun sudah ada pemenangnya, CV Dua Putri Pertahana. Tapi, masih tahap masa sanggah sekarang,” katanya, Rabu (16/7).
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo Gigih Ardityawan Pratama mengatakan, direncanakan proses tender akan rampung dan ditetapkan pemenang pada 21 Juli.
Selanjutnya, pemenang tender bersama konsultan pengawas bisa langsung memulai pekerjaannya.
“Semoga pekan depan sudah ada pemenang berkontrak, sehingga sudah bisa langsung proses pengerjaan,” katanya.
Revitalisasi tahun ini difokuskan terhadap area luar alun-alun. Terutama pematusan atau drainase. Agar air di sekeliling alun-alun bisa lancar.
Selain itu, mempercantik trotoar sekeliling alun-alun.
“Pohon di sekeliling alun-alun, semua jenis pohon keras, seperti pohon sono, mahoni, yang akarnya merusak trotoar. Nanti akan kami ganti pohon peneduh, seperti pohon jacaranda dan pule,” terangnya. (mas/rud)
Rumdin Wawali Kota Probolinggo Dimenangkan Rekanan Asal Gorontalo
TENDER proyek rehabilitasi Rumah Dinas (Rumdin) Wakil Wali Kota Probolinggo juga hampir rampung. Proyek ini dimenangkan oleh CV Sexy Road Indo dari Kabupaten Gorontalo. Dari pagu Rp 915 juta, CV Sexy berani menawarnya menjadi Rp 777.750.000.
Dari data LPSE Kota Probolinggo, CV Sexy Road Indo merupakan penawar harga terendah kedua. Sedangkan, penawar terendah PT Atha Tyaga Hestamma Agung dengan penawaran Rp 731 juta. Namun, dinyatakan gugur karena penawarannya tidak sesuai yang disyaratkan dalam dokumen pemilihan BAB XIII. Total harga hasil klarifikasi lebih besar dari total harga penawaran, maka harga dinyatakan tidak wajar dan penawaran dinyatakan gugur.
Kabag Pengadaan Barang dan Jasa pada Setda Kota Porbolinggo Andung Tjahjono mengatakan, tender rehabilitasi rumdin wakil wali kota hanya 18 peserta yang mengajukan penawaran. Meski sejatinya proyek ini diincar oleh 78 rekanan.
“Belum ditetapkan pemenang berkontrak karena masih ada masa sanggah. Saat ini ada peserta yang mengajukan sanggahan dan masih dalam proses evaluasi,” jelasnya.
Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo Rahman mengatakan, dalam rehabilitasi ada beberapa bagian yag akan diperbaiki. Di antaranya, bagian atas gedung dengan membongkar lebih dulu dan kemudian akan ditinggikan.
Bagian depan juga akan direhab. Menurutnya, rehabilitasi sangat perlu dilakukan karena bangunan ini sudah lama tidak difungsikan dan belum ada pemeliharaan.
“Pengerjaan rehabilitas cukup banyak. Mulai dari peninggian bangunan, wajah depan gedung, dan lainnya. Karena itu, masa pelaksanaan pekerjaan diberikan selama 126 hari kalender,” jelasnya. (mas/rud)
Editor : Ronald Fernando