KANIGARAN, Radar Bromo- Tumpahan solar kembali ditemukan di Jalan Pahlawan, Kota Probolinggo, Senin (14/7) pagi. Akibatnya, dua pengendara motor yang melintas tergelincir di lokasi kejadian.
Petugas Tindak Internal Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Nurul Purwantoro mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 06.13. Warga mengabarkan adanya ceceran solar di tikungan Palapa, sepanjang kurang lebih 50 meter.
“Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa satu unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan penyemprotan,” ujarnya.
Dari keterangan warga yang melintas di lokasi, dua orang pengendara sepeda motor yang berboncengan tergelincir akibat jalan yang licin. Namun, saat petugas tiba di lokasi, korban sudah tidak berada di tempat. "Kemungkinan mereka langsung melanjutkan perjalanan, karena luka yang diderita tidak parah," katanya.
Tumpahan solar di jalan raya dinilai sangat berbahaya. Terutama bagi pengguna kendaraan roda dua. Risiko kecelakaan meningkat pada jam-jam sibuk, seperti saat berangkat sekolah atau bekerja.
“Solar yang tumpah di jalan bisa sangat licin dan sering kali tidak terlihat jelas. Jadi, kami mengimbau pengendara untuk berhati-hati saat melihat permukaan jalan yang tampak basah. Jangan menaburkan pasir karena bisa membuat permukaan justru semakin licin. Segera laporkan ke kami agar bisa langsung ditangani,” ujar Nurul.
Proses pembersihan tumpahan solar dilakukan dengan menyemprotkan cairan sabun, digosok menggunakan sapu lidi. Lalu, dibilas kembali dengan air bersih agar permukaan jalan tidak lagi licin. Proses ini berlangsung sekitar 25 menit. “Pembersihan selesai pada pukul 06.35 dan kondisi jalan sudah kembali aman untuk dilalui pada pukul 06.38,” jelasnya.
Warga sekitar, Yonatha Devi Anggraini, 39, mengatakan, insiden serupa kerap terjadi di kawasan Jalan Pahlawan. Khususnya di dua titik rawan. Yakni, di tikungan Menara Eiffel dan tikungan Palapa.
“Sudah sering kejadian seperti ini. Tiba-tiba ada solar tumpah, lalu pengendara jatuh. Kami warga sekitar biasanya langsung membantu korban dan segera menghubungi damkar untuk penyemprotan,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga