Pemerintah Desa (Pemdes) Kebonagung, Kecamatan Kraksaan menunjukkan komitmennya untuk mendukung sektor pertanian. Melalui pencairan tahap pertama Dana Desa (DD) tahun 2025, Pemdes Kebonagung merampungkan sejumlah pembangunan infrastruktur penting. Salah satunya pembangunan saluran irigasi.
PEMBANGUNAN saluran irigasi tersebut berlokasi di Dusun Krajan RT 02 RW 03. Dibangun dengan panjang masing-masing 66 meter dan 57 meter dengan dua sisi, infrastruktur ini bertujuan meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian warga yang selama ini terkendala oleh kerusakan saluran air.
Sebelum dilakukan pembangunan, kondisi irigasi di wilayah tersebut cukup memprihatinkan.
Banyak titik mengalami kebocoran, sehingga air yang seharusnya mengalir ke lahan pertanian justru menggenangi area persawahan.
Akibatnya, sejumlah lahan yang berada disekitar saluran irigasi menjadi tergenang dan tidak dapat ditanami secara optimal.
Namun setelah pembangunan rampung, kondisi berubah signifikan. Aliran air kini lebih lancar dan tidak lagi menimbulkan genangan. Lahan pertanian yang sebelumnya tergenang kini kembali kering dan lebih produktif.
Ini disambut gembira oleh para petani yang sangat bergantung pada pengairan yang baik untuk menjaga hasil panen mereka.
Pemdes Kebonagung juga melakukan normalisasi saluran irigasi sepanjang 322 meter. Normalisasi ini merupakan langkah strategis untuk memperbaiki kondisi saluran lama yang sebelumnya mengalami pendangkalan dan dipenuhi endapan serta kotoran.
Saluran tersebut sebelumnya juga menjadi sumber genangan air di lahan pertanian sekitar karena air tidak dapat mengalir secara maksimal.
Kepala Desa Kebonagung, Widi Purwanto, S.Pd, mengatakan, pembangunan dan normalisasi saluran irigasi merupakan salah satu upaya Pemdes Kebonagung dalam mendukung potensi pertanian di desa yang dipimpinnya.
“Kami berharap pembangunan ini dapat dijaga dan dirawat bersama oleh masyarakat. Agar saluran irigasi yang dibangun ini memiliki manfaat yang besar, tidak rusak kembali atau bocor menggenangi lahan pertanian seperti sebelumnya. Agar manfaatnya bisa dirasakan oleh para petani di desa ini,” katanya.
Selesaikan Pavingisasi Pemukiman
DESA Kebonagung yang terdiri dari 8 dusun dengan jumlah penduduk 4.543 jiwa dari 1.849 Kepala Keluarga (KK), kini mulai merasakan dampak nyata dari pembangunan yang dilakukan pemerintah desa.
Salah satu pembangunan penting adalah pavingisasi jalan permukiman warga yang selama ini dikeluhkan, terutama saat musim hujan.
Pavingisasi tahun ini dilakukan di dua lokasi, yakni di Dusun Gilin RT 4 RW 2 dan Dusun Karangdampit RT 2 RW 1. Masing-masing jalan dibangun sepanjang 37 meter dengan lebar 3 meter menggunakan jenis paving K-300.
Jalan tersebut sebelumnya becek dan licin saat hujan, sehingga membahayakan pengguna jalan. Kini, setelah dipaving, akses warga menjadi lebih aman, nyaman, dan layak digunakan setiap hari.
Selain pavingisasi, Pemdes Kebonagung juga melaksanakan pemeliharaan jalan desa dengan pola Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang melibatkan tenaga kerja dari warga setempat.
Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari Dusun Gilin RT 4 RW 2 hingga Dusun Pengadangan RT 1 RW 3.
Melalui skema PKTD, pembangunan tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga membuka lapangan kerja sementara bagi masyarakat sekitar.
Kepala Desa Kebonagung, Widi Purwanto, S.Pd mengatakan, Pihaknya juga telah menyelesaikan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 3 unit. Program ini menyasar keluarga kurang mampu yang tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak, agar mereka dapat hidup lebih sehat dan nyaman.
“Semua kegiatan yang telah selesai pada tahap pertama ini diharapkan benar-benar bermanfaat dan menunjang kehidupan warga sehari-hari warga Desa Kebonagung,” katanya.
Ia menambahkan, pada tahap kedua pencairan Dana Desa tahun ini, Pemdes Kebonagung juga telah merencanakan pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pendidikan di desa.
“Kami ingin membangun desa secara menyeluruh, baik dari infrastruktur, sosial, hingga pendidikan. Semua kami lakukan demi kemajuan Kebonagung dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
APBDES DESA KEBONAGUNG TAHUN ANGGARAN 2025
PENDAPATAN
Pendapatan Asli Desa 61.800.000,00
Pendapatan Transfer 1.289.335.086,00
Pendapatan Lain-lain 0,00
Jumlah Pendapatan 1.351.135.086,00
BELANJA
Belanja Kepegawaian 317.875.920,00
Belanja Barang dan Jasa 389.218.537,17
Belanja Modal 355.117.966,00
Belanja Tidak Terduga 110.089.824,00
Jumlah Belanja 1.172.302.247,17
Surplus / (Defisit) 178.832.838,83
PEMBIAYAAN
Penerimaan Pembiayaan / Silpa Tahun Sebelumnya Rp 3.667.161,17
Pengeluaran Pembiayaan / Penyertaan Modal BUMDes Rp 182.500.000,00
Pembiayaan Netto (178.832.838,83)
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) Rp 0,00
(uno/fun/*)
Editor : Abdul Wahid