KADEMANGAN, Radar Bromo - Pasokan listrik ke sejumlah pelanggan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Probolinggo, terhenti Minggu (29/6). Selama tiga jam mereka tak bisa menikmati aliran listrik.
Di antaranya, sejumlah pelanggan di Jalan Soekarno Hatta, sebagian Jalan Supriyadi, sebagian Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Wijaya Kusuma, Jalan Mawar, dan Jalan Anggrek.
Pemadaman berlangsung selama sekitar tiga jam. Mulai pukul 09.30 hingga sekitar pukul 12.30.
Rupanya, selama tiga jam itu PLN ULP Probolinggo memasang trafo sisipan di Jalan Anggrek, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan.
Tambahan trafo ini sebagai langkah pengurangan beban trafo yang sudah ada sebelumnya. Sekaligus untuk memperbaiki tegangan listrik di wilayah sekitar.
Manajer PLN ULP Probolinggo Rendra Madyasta mengatakan, trafo sisipan ini menjadi salah satu solusi untuk membagi beban distribusi listrik.
Meski secara umum tegangan di kawasan tersebut terpantau stabil, namun penguatan jaringan tetap diperlukan.
Agar sistem lebih andal, terutama menghadapi potensi peningkatan kebutuhan daya.
“Trafo eksisting yang ada saat ini berkapasitas 250 kVa. Dengan tambahan trafo sisipan berkapasitas 160 kVa, beban diharapkan bisa terbagi lebih merata,” ujarnya.
Pekerjaan pemasangan berlangsung selama sekitar tiga jam. Dimulai pukul 09.30 dan selesai sekitar pukul 12.30. Selama proses itu, PLN melakukan pemadaman sementara di sejumlah titik.
Beberapa kawasan terdampak. Di antaranya, Jalan Soekarno Hatta, sebagian Jalan Supriyadi, sebagian Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Wijaya Kusuma, Jalan Mawar, dan Jalan Anggrek.
“Langkah ini diambil untuk memastikan pasokan listrik yang lebih andal dan stabil kepada pelanggan. Serta, mendukung pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat dan sektor usaha di Probolinggo,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Fandi Armanto