Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemuda asal Tiris Dibacok saat Main ke Indekos Teman Perempuan di Mayangan Probolinggo, 2 Pelaku Serahkan Diri

Inneke Agustin • Kamis, 19 Juni 2025 | 03:26 WIB

 

RAMAI: Personel Polres Probolinggo Kota dan Polsek Mayangan saat melakukan olah TKP di salah satu indekos di Jalan Ikan Hiu, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.
RAMAI: Personel Polres Probolinggo Kota dan Polsek Mayangan saat melakukan olah TKP di salah satu indekos di Jalan Ikan Hiu, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, Radar Bromo-Berawal dari main ke indekos teman perempuan, Diki Fernando, 25, warga Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, jadi korban pembacokan.

Diki–panggilan akrabnya–dibacok oleh dua remaja asal Kelurahan/ Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, berinisial YUS, 24 dan sepupunya, IB, 21, Selasa (17/6) SIANG sekitar pukul 13.30.

Ketua RT 07/RW 02, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Lilis Indrawati, 34, mengatakan, korban saat itu tengah mengunjungi teman perempuannya yang bernama Susi Wulansari, warga Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang.

Susi indekos di salah satu kos di Jalan Ikan Hiu, Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

“Mulanya YUS yang tahu terlebih dahulu kalau Susi digoda korban di indekosnya. YUS langsung menelpon IB yang merupakan sepupunya, untuk datang ke lokasi, sebab saat itu IB sedang kerja di pelabuhan. IB yang datang, langsung cekcok dan berkelahi dengan korban,” katanya.

Lilis mengatakan, korban sempat mengatakan bahwa para pelaku mengira bahwa dirinya menggoda pacar dari IB. “Padahal dia mengunjungi temannya di sana,” katanya.

Celurit tersebut lantas disabetkan pada lengan kiri korban hingga terluka.

Korban pun berlari ke arah timur dan mengamankan diri ke salah satu rumah warga. Sementara kedua pelaku langsung kabur dari lokasi kejadian.

“Setelah dimintai keterangan oleh aparat kepolisian, korban dibawa ke IGD RSUD dr. Mohamad Saleh,” ujar Lilis.

Ketua RT 04/RW 02 Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Pujiono, 51, mengatakan, berdasarkan keterangan, terduga pelaku YUS saat itu sedang mengunjungi pacarnya.

Kebetulan pacarnya indekos di tempat yang sama dengan pacar sepupunya yaitu Susi.

“Saat berkunjung, YUS melihat korban memegang tubuh Susi yang dinilainya melecehkan Susi,” katanya.

Merasa tak terima pacar sang sepupu dilecehkan, YUS pun menegur korban.

“YUS mengatakan Pa apa`an kakeh? Namun korban malah menjawab arapa`ah kakeh? (apa-apan kamu, Red) Yang akhirnya memancing amarah YUS,” kata Puji.

YUS pun kembali menimpali, “Arapa`ah arapa`ah jiyah pacaran tang sepopoh. Korban menjawab tak taoh engkok, jek engkok e undang bik tang kancah (Susi, Red). Alhasil mereka pun adu jotos. YUS lantas menelepon IB,” terang Puji.

IB lalu cekcok dan berkelahi dengan korban. Sementara YUS sempat pulang untuk mengambil celurit.

“Sebab, ia berpikiran bahwa korban membawa banyak teman ke sana. Jadi niatnya untuk jaga-jaga khawatir dikeroyok. Namun, melihat peringai korban yang dinilai YUS tak mau mengalah, ia pun naik pitam dan akhirnya menyabet korban,” jelas Puji.

“Saat korban jatuh, IB memegang kedua tangannya. Sementara YUS menyabet celurit dari balik punggungnya sebanyak sekali ke lengan kiri korban,” tambahnya.

Setelah kegaduhan tersebut, warga serta pihak kepolisian berdatangan ke lokasi. Sementara keberadaan kedua pelaku saat itu belum diketahui.

“Selain aparat kepolisian, para ketua RT sekitar dan ketua RW setempat berupaya mencari keberadaan mereka juga. Kami datangi rumahnya, kosong. Akhirnya kami berinisiatif untuk mendatangi rumah nenek YUS,” kata Ketua RT 06/RW 02 Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Atim Adi.

Pihak keluarga sempat bingung dan terkejut mendengarkan penjelasan bahwa YUS dan IB telah melukai seseorang.

“Akhirnya mereka mencoba menghubungi YUS dan untungnya diangkat. Kami mencoba menjelaskan bahwa lebih baik menyerahkan diri saja ketimbang melarikan diri. Akhirnya, YUS pun pulang ke rumah sang nenek. Sementara IB diminta pulang dari tempat kerjanya di pelabuhan,” ujar Atim.

Keduanya lantas menyerahkan diri ke Mapolsek Mayangan pada Selasa (17/6) sekitar pukul 16.00. Termasuk barang bukti berupa celurit turut diamankan.

“Saat ini keduanya telah kami amankan di Mapolsek Mayangan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Kapolsek Mayangan Kompol Heri Sugiono. (gus/fun)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#indekos #bacok #teman perempuan #Mayangan #tiris #probolinggo