LUAR BIASA. Inilah kesan yang melekat ketika Kelompok Masyarakat (Pokmas) Srikandi bersama warga Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, menggelar Demang Fair 2025. Minggu (15/6) malam, kegiatan yang difasilitasi oleh Pemerintah Kelurahan Kademangan, ini digelar di RW 01 Kelurahan Kademangan. Tepatnya di Jalan Bengawan Solo.
Pintu masuk Demang Fair 2025 didirikan di ujung barat Jalan Bengawan Solo. Yakni, di timur Perempatan Kademangan. Di sana, ada Festival Lampu Hias yang siap menyambut kedatangan pengunjung. Disusul deretan wisata kuliner produk UMKM Kelurahan Kademangan. Total total ada 14 stand UMKM dan 6 stand display produk unggulan.
Meski sempat gerimis, masyarakat tetap antusias mengunjunginya. Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Sp.OG (K)., M.Kes. juga hadir bersama Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani, M.Kes. dan Wakil Wali Kota Probolinggo Hj. Ina Dwi Lestari, S.AP., M.M. Sambil menyapa masyarakat dan pelaku UMKM, Wali Kota juga tak enggan mengabulkan permintaan warga yang ingin berfoto bersama.
Demang Fair 2025 merupakan puncak dari serangkaian K-DEMANG GANZA. Sebuah wadah kreativitas cerminan karakter masyarakat Kelurahan Kademangan yang kolaboratif dalam mendukung pembangunan.
Malam itu, ditampilkan beragam seni tari khas Kelurahan Kademangan. Ada tari dari sanggar Tari Odjan “Geleng Ro’om” dari RW 02, seni tari Jaran Bodhag dari RW 06, seni musik tradisional Sekar Tanjung dari RW 07, dan dipungkasi live music perform.
“Saya dan Ibu Ina (Wakil Wali Kota) berkomitmen memacu dan mewujudkan 100 destinasi wisata baru dan 100 event dalam periode pertama kami. Alhamdulillah, kurang lebih 3 bulan kami mengemban amanah, kini tercatat oleh Dispopar sudah ada 71 rencana pengembangan pariwisata baru di Kota Probolinggo. Sudah lebih dari 250 event yang telah terselenggara,” ujar Wali Kota disambut aplaus hadirin.
Salah satunya, Demang Fair. Wali Kota berharap adanya multiefek dari munculnya destinasi baru dan event-event rutin di Kota Probolinggo. Selain perekonomian meningkat, UMKM memiliki wadah untuk memasarkan dan mendistribusikan produknya. “Semuanya jadi laris manis,” katanya.
Wali Kota juga mengapresiasi seluruh warga Kademangan. Khususnya Lurah Bagus Prasetyo. “Mudah-mudahan kegiatan seperti ini memacu kelurahan lain dan kelurahan-kelurahan di wilayah selatan jadi lebih hidup,” harapnya.
Lurah Kademangan Bagus Prasetyo, S.STP., C.Ht. mengatakan, terakhir Demang Fair digelar pada 2001. Kemudian lama vakum. “Kini, setelah 2 dekade lebih, Alhamdulillah mulai tahun ini bisa terselenggara lagi. Kami berharap ini menjadi kegiatan awal sebelum menjadi agenda rutinitas tahunan bagi kami,” ujarnya.
Menurutnya, Demang Fair 2025 merupakan puncak rangkaian K-DEMANG GANZA yang digelar untuk menyambut masa libur sekolah. Yakni, setelah anak-anak menyelesaikan ujian sekolah sebelum rapotan. K-DEMANG GANZA meliputi 3 kegiatan. Di antarnya, GraVitaPosLink (Gerakan Revitalisasi Pos Keamanan Lingkungan untuk Memaksimalkan Fungsi Poskamling). Kemudian, Painting Day atau lomba menggambar dan melukis tingkat SD/MI se-Kelurahan Kademangan.
Yang menarik, malam itu kantor Kelurahan Kademangan, hanya menfasilitasi 20 tenda untuk stan UMKM. Semua yang ditawarkan produk UMKM Kelurahan Kademangan hingga tampilan stan adalah swadaya masyarakat. Yakni, paguyuban UMKM Udeng Mapan Kelurahan Kademangan yang diketuai oleh Indah Winarti
Tak terkecuali, lampu kelap-kelip penuh warna dalam festival lampu hias juga murni swadaya RW 01 Kelurahan Kademangan. Itulah mengapa Lurah begitu mengapresiasi kekompakan dan semangat gotong royong warga RW 01 Kelurahan Kademangan. (el/adv)
Editor : Fahreza Nuraga