Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemerintah Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto, Pompa PADes melalui Ketahanan Pangan

Inayah Maharani • Kamis, 12 Juni 2025 | 11:00 WIB
KETAHANAN PANGAN: Bendahara Desa Patalan Muhammad Saru meninjau kandang untuk peternakan kambing yang baru rampung dibangun.
KETAHANAN PANGAN: Bendahara Desa Patalan Muhammad Saru meninjau kandang untuk peternakan kambing yang baru rampung dibangun.

KETAHANAN pangan merupakan program Pemerintah Pusat yang diwajibkan untuk seluruh pemerintah daerah. Tujuannya untuk menjamin ketahanan pangan masyarakat di desa dan mempermudah masyarakat mengakses pangan. Pemerintah Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, merealisasikan program ini melalui peternakan kambing.

Ketahanan pangan menjadi salah satu program yang diprioritaskan Pemerintah Desa Patalan. Tahun ini, Pemerintah Desa Patalan berencana menggeluti bidang peternakan kambing.

Mengawali usaha ini, pemerintah desa akan beternak 50 ekor kambing. Demi merealisasikan rencana ini, telah dianggarkan Rp 209.000.000. Pemerintah desa menyediakan kandang kambing di Dusun Dawuhan RT 02/ RW 08 dan kini sudah rampung digarap. Pembelian kambingnya, direncanakan akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

LAYAK: Bendahara Desa Patalan Muhammad Saru (kanan) meninjau pembangunan rumah milik Haryadi. Rumahnya dibangun pemerintah desa melalui Program RTLH.
LAYAK: Bendahara Desa Patalan Muhammad Saru (kanan) meninjau pembangunan rumah milik Haryadi. Rumahnya dibangun pemerintah desa melalui Program RTLH.

Bendahara Desa Patalan Muhammad Saru mengatakan, peternakan kambing dirasa cocok untuk dijadikan program ketahanan pangan karena perawatannya yang tidak terlalu sulit. Pakannya juga mudah didapatkan.

“Kalau di daerah sini memang lebih cocok beternak kambing atau sapi, karena rumput banyak. Karena itu, kami pilih beternak kambing untuk program ketahanan pangan ini,” katanya.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Pemerintah Desa Patalan, fokus mendukung usaha pertanian. Desa Patalan juga dikenal dengan tanahnya yang subur, sehingga unggul dalam komoditas pertanian. Terutama pertanian tembakau dan cabai.

Tahun lalu, Pemerintah Desa Patalan memaksimalkan anggaran ketahanan pangan ini memperbaiki jalan usaha tani. Tujuannya, menunjang akses warga untuk memanen dan memasarkan hasil pertanian.

“Tahun lalu karena boleh dialihkan ke pembangunan fisik, kami pilih untuk memprioritaskan jalan usaha tani. Namun, karena tahun ini diwajibkan fokus peternakan, jadi kami membuat peternakan,” katanya.

Ia berharap kambing-kambing peliharaannya tumbuh dengan baik, sehingga bisa memompa pendapatan asli desa (PADes).

Photo
Photo

Infrastruktur Baik, Koperasi Siap Berkibar

Pembangunan infrastruktur di Desa Patalan, terus ditingkatkan. Ada sejumlah pembangunan fisik yang tahun ini diprioritaskan. Mulai dari pavingisasi jalan hingga pembangunan rumah tak layak huni (RTLH).

Pemerintah Desa Patalan akan mempaving jalan  sepanjang 850 meter dengan lebar 2,5 meter di Dusun Krajan RT 01/RT 03 dan di RT 04/RW 03. Bendahara Desa Patalan Muhammad Saru mengatakan, jalanan yang akan dipaving cukup panjang. Jalan ini merupakan akses alternatif menuju Kota Probolinggo dan Kecamatan Bantaran. Ketika jalan raya macet, jalan ini sering dilintasi pengendara sebagai jalan alternatif.

KOPERASI: Pemerintah Desa Patalan menggelar musyawarah desa pembentukan pengurus Koperasi Merah Putih Patalan Jaya.
KOPERASI: Pemerintah Desa Patalan menggelar musyawarah desa pembentukan pengurus Koperasi Merah Putih Patalan Jaya.

Kini, kondisinya rusak. Aspalnya banyak yang sudah mengelupas. Karena itu, tahun ini akan dipaving. “Kalau diaspal kurang awet saat kena air, sedangkan kalau dipaving waktu kena air masih aman. Agar tidak lekas rusak lagi, kami paving,” katanya.

Pemerintah Desa Patalan juga akan membangun rumah warga yang tidak layak. Tahun ini ada tiga unit. Satu di antaranya sedang digarap. Yakni, rumah milik Haryadi, 35, warga Dusun Krajan RT 03/RW 02. Selanjutnya, pemerintah desa juga akan membangun rumah milik Sumistam, 40, warga Dusun Posong, RT 03/ RW 11. Serta, rumah milik Siti Maryam, 28, di Dusun Dawuhan RT 02/ RW 07.

Di samping itu, pemerintah desa juga telah membentuk pengurus Koperasi Desa Merah Putih yang diberi nama Koperasi Desa Patalan Jaya. Koperasi ini baru terbentuk dan beranggotakan sekitar 20 orang.

Dari hasil musyawarah desa, direncanakan koperasi ini akan membentuk sebuah unit usaha toko sembako. Selain menjadi koperasi simpan pinjam, koperasi ini akan berbentuk sebuah wirausaha. “Nanti masyarakat bisa membeli kebutuhan pokoknya di sana, sehingga perputaran ekonominya berjalan di desa,” jelasnya. (ran/rud/*)

Editor : Ronald Fernando
#Desa Patalan #transparansi desa #kecamatan wonomerto