PEMERINTAH Desa Sumurdalam, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, telah menyiapkan program pembangunan. Tahun ini sasaran utamanya infrastruktur dan ketahanan pangan.
Infrastruktur masih menjadi prioritas pembangunan Pemerintah Desa Sumurdalam. Alasannya, masih banyak infrastruktur yang kondisinya belum layak. Perlu dibangun karena kondisinya rusak atau belum pernah dibangun sama sekali.
Sekretaris Desa Sumurdalam Syarif Hidayatullah mengatakan, pemerintah desa telah menampung seluruh aspirasi warga. Hasilnya, tahun ini ada tiga infrastruktur yang akan digarap.
“Banyak usulan warga yang menginginkan pembangunan jalan desa. Baik jalan poros maupun jalan dusun. Karena itu, pembangunan jalan kami dahulukan,” katanya.
Jalan yang dibangun salah satunya di RT 5/RW 2, Dusun Makam. Jalan poros desa ini diaspal sepanjang 100 meter. Karena konstruksi dasarnya masih kokoh, jalan ini diaspal dengan lapisan penetrasi. “Jalan sudah selesai dibangun. Sudah dimanfaatkan oleh warga. Kini, kondisinya sudah nyaman,” jelasnya.
Berikutnya, ada pembangunan tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 95 meter dan tinggi 0,8 meter di RT 6/RW 2, Dusun Makam. Fungsinya sebagai penguat bahu jalan. Kini, jalan ini belum dilengkapi TPT, sehingga rawan rusak. Terlebih ketika dilintasi kendaraan bermuatan hasil panen.
Pemerintah desa juga akan membangun irigasi sepanjang 41 meter dan pelat deker sepanjang 5 meter dan lebar 1,6 meter. Lokasinya di RT 1/RW 1, Dusun Krajan. Rencananya sudah matang, tinggal menunggu eksekusi.
“Ada juga pembangunan 3 unit rumah tidak layak huni (RTLH). Kami harap bisa meringankan beban warga yang memiliki rumah, tetapi tidak mampu untuk memperbaiki. Kondisi demikian membuat rumah tidak layak huni dan kurang nyaman untuk ditinggali,” katanya.
Siapkan Anggaran Peternakan Kambing
Pemerintah Desa Sumurdalam, telah menyiapkan ketahanan pangan. Program yang sejatinya dilakukan untuk mewujudkan kemandirian desa ini telah direncanakan secara matang oleh pemerintah desa.
Mulai dari penganggaran dana untuk membuka unit usaha untuk dikelola. Serta, pengurus BUMDes yang berkompeten menjalankan usaha tersebut saat sudah terealisasi.
Bendahara Desa Sumurdalam Mohammad Faisol mengatakan, kini pemerintah desa telah menganggarkan Rp 160 juta untuk ketahanan pangan. Dana ini akan digunakan untum peternakan kambing.
Unit usaha ini dipilih dengan sejumlah pertimbangan. Mulai dari kondisi wilayah yang cocok, ketersediaan pakan yang cukup, dan pemeliharaannya yang tergolong mudah.
Pemerintah desa akan membangun kandang di Dusun Krajan. “Kami sudah menganggarkan untuk ketahanan pangan peternakan kambing. Unit usaha dipilih karena dirasa cocok untuk dikelola. Saat ini menunggu realisasi,” katanya.
Di bidang kesehatan, pemerintah desa rutin menggelar kegiatan Posyandu di setiap dusun. Mulai Posyandu Dusun Krajan, Makam, Toko, dan Gentengan. Sasarannya warga rentan. Seperti, balita. Mereka rutin mendapatkan makanan tambahan dan pemeriksaan kesehatan.
Posyandu juga menyasar ibu hamil. Tercatat ada 34 ibu hamil yang rutin datang dan memeriksakan kehamilannya. Posyandu lansia juga aktif. Tercatat ada 150 warga yang rutin datang. “Kegiatan Posyandu begitu penting untuk mengontrol kesehatan warga,” ujarnya. (ar/rud/*)
Editor : Ronald Fernando