Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Demi Dukung Olahraga, Pemerintah Desa Branggah di Lumbang Probolinggo Bangun Tribun Lapangan Bola Voli

Inneke Agustin • Kamis, 15 Mei 2025 | 14:36 WIB
PENGERJAAN: Kasi Kesra Desa Branggah, Sumari saat mengecek pembanguann tribun lapangan bola voli di Dusun Krajan, Desa Branggah, Kecamatan Lumajang.
PENGERJAAN: Kasi Kesra Desa Branggah, Sumari saat mengecek pembanguann tribun lapangan bola voli di Dusun Krajan, Desa Branggah, Kecamatan Lumajang.

PEMERINTAH Desa (Pemdes) Branggah, Kecamatan Lumbang berupaya menyediakan fasilitas olahraga yang memadai bagi warganya.

Langkah konkret yang kini tengah dilaksanakan adalah pembangunan tribun penonton di area lapangan voli yang terletak di Dusun Krajan.

Sebelumnya lapangan voli desa sudah lama dimanfaatkan oleh warga, namun belum dilengkapi fasilitas tribun.

Akibatnya, saat pertandingan maupun sesi latihan berlangsung, penonton hanya bisa duduk beralas tikar atau berdiri di sekeliling lapangan.

“Melihat antusiasme masyarakat, kami memutuskan membangun tribun permanen di tiga sisi lapangan, yaitu utara, timur, dan selatan, agar penonton lebih nyaman,” ujar Operator Desa Branggah, Suwanda.

Pembangunan tribun ini dirancang dengan panjang mencapai 70 meter. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 60 persen dan tinggal menyisakan tahap finishing seperti penghalusan permukaan.

Tribun ini diperkirakan mampu menampung hingga 630 penonton. “Insyaallah sebulan lagi selesai dan sudah bisa digunakan oleh masyarakat,” kata Suwanda optimistis.

Menurutnya, pembangunan tribun ini merupakan bentuk dukungan desa terhadap potensi besar yang dimiliki warga Branggah di bidang olahraga, khususnya bola voli.

Saat ini, terdapat setidaknya tiga tim unggulan yang kerap menjadi andalan dalam berbagai turnamen, yakni Tim Bravo, Tim BBC, dan Tim Putra Daeng. Ketiga tim tersebut bahkan pernah meraih juara pertama di ajang turnamen tingkat kecamatan.

MENANG: Kasi Kesra Desa Branggah, Sumari (kiri) dan Operator Desa Branggah, Suwanda (kanan) membawa piala juara 1 lomba bola voli tingkat kecamatan.
MENANG: Kasi Kesra Desa Branggah, Sumari (kiri) dan Operator Desa Branggah, Suwanda (kanan) membawa piala juara 1 lomba bola voli tingkat kecamatan.

“Selain tiga tim utama itu, masih banyak tim-tim lain dan bibit-bibit muda yang terus berkembang. Potensi voli di sini sangat besar,” tambahnya.

Tidak hanya berhenti di pembangunan tribun, Pemdes Branggah juga telah merancang pengembangan fasilitas olahraga lainnya.

Di lahan sebelah lapangan voli, desa berencana membangun lapangan bulu tangkis dan futsal. Khusus untuk lapangan futsal, rencananya akan disewakan kepada masyarakat umum sebagai salah satu sumber pendapatan asli desa (PADes).

“Di Kecamatan Lumbang ini belum ada lapangan futsal jadi kalau sudah terbangun, kami optimistis ini akan menjadi pusat olahraga baru yang tidak hanya bermanfaat untuk warga Branggah. Tapi juga desa-desa sekitar,” terang Suwanda.

Ia menegaskan, seluruh pembangunan ini memiliki tujuan utama untuk mendorong generasi muda agar lebih aktif berolahraga, serta mengalihkan perhatian dari aktivitas yang kurang positif.

Bahkan, Pemdes Branggah berkomitmen untuk mengadakan turnamen rutin tiap tahun guna menjaga semangat olahraga tetap hidup.

“Dengan fasilitas yang memadai, kami ingin menciptakan lingkungan yang sehat, aktif, dan penuh semangat kebersamaan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia desa,” pungkasnya.

NYAMAN: Kasi Kesra Desa Branggah, Sumari menunjukkan pengerjaan pengecoran jalan usaha tani di RT 9/RW 4 Dusun Krajan, Desa Branggah.
NYAMAN: Kasi Kesra Desa Branggah, Sumari menunjukkan pengerjaan pengecoran jalan usaha tani di RT 9/RW 4 Dusun Krajan, Desa Branggah.

Genjot Infrastruktur-Program Ketahanan Pangan

Desa Branggah, Kecamatan Lumbang dihuni oleh kurang lebih 3.200 jiwa yang mayoritas bekerja sebagai petani.

Untuk mendukung kemaslahatan masyarakat di desa setempat, Pemerintah Desa (Pemdes) Branggah juga membangun sejumlah infrastruktur.

Operator Desa Branggah, Suwanda, menyampaikan bahwa tahun ini pemdes telah melaksanakan beberapa proyek infrastruktur penting.

Salah satunya adalah pembangunan jalan usaha tani di RT 9/RW 4 Dusun Krajan. Jalan sepanjang 83 meter dengan lebar 2 meter tersebut sebelumnya hanya berupa jalan tanah yang licin saat musim hujan dan berdebu saat kemarau.

“Setelah dilakukan pengecoran dengan beton, jalan kini jauh lebih nyaman dilalui. Warga sangat senang karena akses pertanian mereka jadi lebih lancar,” ujar Suwanda.

Selain itu, pemdes juga telah menyelesaikan proyek tambal sulam jalan di RT 17/RW 6 sepanjang 279 meter dengan lebar 2,5 meter. Jalan ini merupakan penghubung antar desa menuju Desa Lumbang dan sebelumnya dalam kondisi rusak.

Perbaikan dilakukan melalui anggaran Bantuan Keuangan (BK), dan kini jalan tersebut telah layak dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.

Tak hanya fokus pada akses jalan, pemdes Branggah juga merespons kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih. Di Dusun Kucur 1, dibangun jaringan pipanisasi sepanjang 1.200 meter.

Hal ini dilakukan karena sumber mata air utama di daerah tersebut sering mengering saat musim kemarau dan baru kembali mengalir saat musim hujan.

“Karena sumber air mati di musim kemarau, kami mencari alternatif mata air lain untuk memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi,” jelas Suwanda.

Ke depan, Desa Branggah juga tengah mempersiapkan konsep desa tematik sebagai upaya mendorong kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal.

Salah satu rencana yang akan dilaksanakan adalah penanaman pohon petai dan alpukat. Kedua jenis tanaman tersebut dipilih karena dinilai cocok dengan kondisi iklim setempat dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Selain bidang pertanian, program ketahanan pangan juga menjadi fokus pembangunan desa.

Pemdes Branggah berencana mengembangkan usaha penggemukan kambing sebagai alternatif usaha ternak yang efisien dan ramah lingkungan.

“Kami menilai perawatan kambing relatif lebih mudah dibanding sapi. Pakan alami tersedia melimpah di alam sekitar dan kotorannya bisa diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi pertanian,” pungkas Suwanda. (gus/fun/*)

 

APBDES PEMERINTAH DESA BRANGGAH TAHUN ANGGARAN 2025

PENDAPATAN
Pendapatan Asli Desa: Rp 2.000.000,00
Pendapatan Transfer: Rp 1.410.526.691,00
Pendapatan Lain-Lain: Rp 0,00
Jumlah Pendapatan: Rp 1.412.526.691,00

BELANJA
Belanja Pegawai: Rp 348.735.120,00
Belanja Barang dan Jasa: Rp 470.479.029,00
Belanja Modal: Rp 364.725.775,50
Belanja Tidak Terduga: Rp 99.615.650,00
Jumlah Belanja: Rp 1.283.555.574,00
Surplus/(Defisit): Rp 128.971.117,0

PEMBIAYAAN
SILPA Tahun Sebelumnya: Rp 52.759.883,00
Pengeluaran Pembiayaan: Rp 181.759.000,00
Pembiayaan Netto: (Rp 128.971.117,00)
Sisa Lebih Pembiayaan: Rp 0,00

Editor : Fahreza Nuraga
#pemkab probolinggo #desa branggah #kecamatan lumbang #transparansi desa