Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemerintah Desa Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran, Maksimalkan BUMDes, Tingkatkan Ketahanan Pangan

Didik Purwanto • Kamis, 8 Mei 2025 | 11:00 WIB
KETAHANAN PANGAN: Pembersihan irigasi juga dilakukan di seluruh dusun agar distribusi air ke sawah lancar dan mendukung ketahanan pangan.
KETAHANAN PANGAN: Pembersihan irigasi juga dilakukan di seluruh dusun agar distribusi air ke sawah lancar dan mendukung ketahanan pangan.

DESA Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis lokal. Melalui alokasi 20 persen dari Dana Desa, pemerintah desa berencana mengembangkan sektor peternakan dengan fokus pada penggemukan sapi.

Program ini melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pelaksana utama. Tidak hanya itu, masyarakat juga diberi peran aktif pada program ini.

“Peternakan sapi kami arahkan langsung ke BUMDes. Nanti BUMDes yang akan mencari dan mengelola sistemnya, seperti sistem gadu, agar lebih terorganisai. Kami juga melibatkan masyarakat secara langsung sebagai bentuk pemberdayaan,” ujar Kepala Desa Gunggungan Lor Sumiati.

PERTANGGUNGJAWABAN: Kepala Desa Gunggungan Lor Sumiati (kiri) menyerahkan LPj 2024 kepada Plt Camat Pakuniran Zainuri.
PERTANGGUNGJAWABAN: Kepala Desa Gunggungan Lor Sumiati (kiri) menyerahkan LPj 2024 kepada Plt Camat Pakuniran Zainuri.

Pengelolaannya akan menggunakan model gadu. Yakni, sistem kemitraan antara pemilik dan pengelola ternak yang telah dikenal efektif dalam meningkatkan produktivitas. Kemudian, bagi hasil.

“Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi tentang membangun desa bersama-sama,” katanya.

Selain manfaat ekonomi melalui peningkatan pendapatan warga dari peternakan, program ini juga berpotensi membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan kemandirian pangan desa.

Dalam semangat transparansi, Sumiati juga mengatakan, Laporan Pertanggungjawaban (LPj), Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD), dan IPPBD tahun 2024 telah selesai dan diserahkan sesuai jadwal.

“Kami sudah menyelesaikan seluruh laporan, sebagai bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Program ketahanan pangan ini sejalan dengan visi-misi Bupati Probolinggo. Yakni, mendorong desa untuk mandiri dan produktif melalui potensi lokal. Harapannya, Desa Gunggungan Lor dapat menjadi contoh desa lain dalam pengembangan sektor pangan berbasis pemberdayaan masyarakat dan penguatan kelembagaan desa.

Semua kegiatan yang ada di desa telah dilaporkan melalui LPJ, LPPD, dan IPPBD yang diselesaikan dengan tepat waktu.

“Kami pastikan semua administrasi tuntas dan transparan,” ujar Sumiati.

Photo
Photo

Bangun Infrastruktur dan Hijaukan Desa

Desa Gunggungan Lor terus bergerak aktif dalam pembangunan fisik dan penghijauan lingkungan desa. Sejumlah program strategis telah dilaksanakan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung visi Bupati Probolinggo.

Kepala Desa Sumiati menjelaskan, berbagai pembangunan infrastruktur telah selesai. Seperti pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Dusun Arah, Nangkah, dan Dusun Bungsera.

PENGHIJAUAN: Kepala Desa Gunggungan Lor Sumiati memberikan bibit pohon rambutan kepada warga.
PENGHIJAUAN: Kepala Desa Gunggungan Lor Sumiati memberikan bibit pohon rambutan kepada warga.

"PJU ini sangat penting untuk keamanan dan kenyamanan warga di malam hari,” katanya.

Selain itu, pembangunan jalan usaha tani di Dusun Nangkah, juga telah dilakukan. Tujuannya, mempermudah akses warga ke lahan pertanian. Tak kalah penting, pemasangan pelat deker di RT 3/RW 2 Dusun Nangkah, menjadi solusi untuk mengatasi genangan air saat musim hujan.

“Pembangunan ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujar Sumiati.

Di bidang sosial, program bantuan juga terus bergulir. Tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah direhab serta Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) telah disalurkan kepada enam Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dalam upaya penghijauan dan pemanfaatan lahan kosong, Desa Gunggungan Lor juga membagikan 300 bibit rambutan kepada warga.“Ini sesuai arahan Bupati agar desa-desa bisa menanam, menghijaukan lingkungan, dan memanfaatkan lahan tidur,” ucap Sumiati.

Pembersihan irigasi juga dilakukan di seluruh dusun. Agar distribusi air ke sawah lancar dan mendukung ketahanan pangan. Langkah-langkah progresif ini mencerminkan komitmen desa dalam membangun dari bawah, menyentuh kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus mewujudkan desa yang bersih, hijau, dan produktif. (mu/rud/*)

Editor : Ronald Fernando
#transparansi desa #kecamatan pakuniran #desa gunggungan lor