LECES, Radar Bromo- Zilvy Sabriya Arrohmah, 25, korban begal di Desa/Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, harus menjalani operasi.
Tangan kanannya mengalami luka serius setelah disabet celurit oleh dua pelaku begal, Kamis (17/4) sore.
Korban mengalami dua luka. Yaitu, di jari kelingking dan di lengan yang membuatnya harus dijahit. Meski saat ini kondisinya membaik, korban mengaku masih sering ingat kejadian itu.
“Saya masih ingat kejadiannya sampai sekarang. Walaupun tidak takut atau gemetar,” kata korban.
Taufiq, 28, suami korban menceritakan, korban dibuntuti dua orang dari belakang saat berkendara sendirian.
Mereka berboncengan menggunakan motor matik warna merah sejenis honda PCX atau NMAX.
Keduanya sama-sama menggunakan masker dan helm berwarna hitam. Mereka bahkan sama-sama bawa celurit.
“Sepeda motornya besar, antara PCX atau NMAX warna merah. Tapi wajahnya tidak terlihat kata istri saya,” jelasnya.
Korban sendiri tak sadar sedang dibuntuti. Saat tiba di Jalan Pahlawan, Desa Leces, tiba-tiba saja korban dibacok dari samping kanan.
Tepat mengenai sekitar jari tangannya. Namun, korban seolah tak sadar. Dia terus mengendarai motor Yamaha Aerox.
Beberapa detik kemudian, pelaku kembali membacok korban. Kali ini, mengenai lengan kanan.
Barulah korban jatuh dari motornya. Lalu, salah satu pelaku langsung membawa kabur motor korban.
Korban sempat berteriak maling dan mengejar pelaku. Dia lantas menelepon suaminya dan memberi tahu dirinya jadi korban begal.
“Dia memang kuat. Masih sempat telepon saya walau sudah berdarah-darah,” lanjut sang suami.
Warga yang mendengar teriakan korban langsung menolong. Mereka membawa korban ke seorang bidan yang tak jauh dari TKP. Tangan korban yang luka diperban agar tak terus mengeluarkan darah.
Lokasi pembegalan itu sebenarnya bukan jalan sepi. Banyak rumah warga di sana.
“Mungkin karena banyak rumah di sana, jadi pelaku takut ketahuan. Makanya membegal motor istri saya itu cepat-cepat, sampai harus dibacok dua kali,” jelasnya.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Leces, Aipda Andry Okta mengaku masih menyelidiki kasus ini.
Pihaknya berusaha mengumpulkan barang bukti di sekitar TKP. Termasuk CCTV yang merekam ciri-ciri pelaku dan ke arah mana pelaku kabur.
“Masih kami selidiki, termasuk mengupayakan mendapatkan CCTV di sekitar lokasi,” katanya.
Diketahui, aksi penjahat jalanan semakin beringas. Kamis (17/4) sore, seorang perempuan warga Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Silvi Sabria, 25, menjadi korban begal. Tak hanya motornya yang diembat, korban juga sempat dibacok.
Ibu seorang anak ini dibegal di Jalan Pahlawan, Desa/ Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, sekitar pukul 15.30. Tempat kejadian perkara (TKP) memang sepi. Di kanan-kiri jalan berupa pesawahan.
Saat itu korban mengendarai motor Yamaha Aerox seorang diri. Ia melaju dari selatan atau arah Desa Leces hendak pulang ke Desa Jorongan. Sesampai di TKP, korban dibegal. (mg/hn)
Editor : Muhammad Fahmi